PONTIANAK – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak memperkenalkan SIGARIS, sebuah inovasi layanan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dapat diakses masyarakat melalui WhatsApp.

Layanan tersebut dikembangkan untuk memudahkan masyarakat maupun warga negara asing (WNA) mendapatkan informasi awal mengenai layanan keimigrasian, khususnya terkait persyaratan dokumen.

Kepala Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sigit Adikya Putra, mengatakan SIGARIS menjadi salah satu inovasi pelayanan yang dikembangkan untuk mengikuti perkembangan teknologi sekaligus mempermudah akses informasi bagi masyarakat.

“Jadi kami ada inovasi SIGARIS, salah satu inovasi yang dapat membantu Bapak-Ibu sekalian dari segi persyaratan. Modelnya AI dan saat ini kita dikejar oleh perkembangan zaman,” ujar Sigit di Harris Hotel, Senin (14/9/2026).

Menurut Sigit, penggunaan WhatsApp sebagai media layanan dipilih karena platform tersebut relatif mudah diakses. Masyarakat dapat memperoleh informasi awal mengenai persyaratan keimigrasian tanpa harus datang langsung ke kantor.

Salah satu fitur yang menjadi keunggulan SIGARIS adalah kemampuan memberikan informasi dalam empat bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Mandarin Tradisional.

Fitur multibahasa tersebut ditujukan untuk membantu WNA yang membutuhkan informasi keimigrasian selama berada di wilayah kerja Kantor Imigrasi Pontianak.

“Karena Pontianak ini terkenal dengan warga negara Taiwan yang datang, dan juga China, kemudian bahasa Inggris yang global, dan tentunya bahasa Indonesia,” jelas Sigit.

Dengan fitur tersebut, pengguna dapat mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa yang dikuasainya. WNA asal Taiwan maupun China, misalnya, dapat menanyakan persyaratan layanan keimigrasian menggunakan Bahasa Mandarin dan mendapatkan respons dalam bahasa yang sama.

“Kalau ada orang Taiwan ataupun orang Cina yang ingin tahu terkait dengan persyaratan, bisa ketik saja dengan bahasa Cina, nanti AI terbalas dengan bahasa Cina juga. Begitu juga dengan Cina tradisional dan juga bahasa Inggris,” ungkapnya.

Kehadiran SIGARIS menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak. Layanan berbasis AI tersebut diharapkan dapat mempercepat akses informasi dan mempermudah masyarakat maupun WNA memahami persyaratan layanan keimigrasian.

Selain meningkatkan kemudahan akses, inovasi ini juga menjadi upaya Imigrasi Pontianak menyesuaikan pelayanan publik dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pengguna layanan yang semakin beragam. (Ara)