Viral Dugaan Begal di Sungai Kakap, Polisi Periksa Korban dan Saksi
KUBU RAYA – Informasi mengenai dugaan pembegalan terhadap seorang perempuan berusia 19 tahun di Jalan Sungai Bemban 26, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, viral di media sosial.
Polisi masih menyelidiki peristiwa yang terjadi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB tersebut. Hingga kini, kepolisian belum memastikan apakah kejadian itu merupakan tindak pidana pembegalan.
Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, saat kejadian korban sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Fino dari Jalan Gajahmada, Pontianak, menuju rumahnya di Desa Punggur Kecil.
Saat melintas di Jalan Sungai Bemban, korban mengaku melihat seorang pria yang mengendarai sepeda motor berwarna hitam dan mengenakan helm hitam.
Korban kemudian mempercepat laju sepeda motornya. Namun, kendaraan yang dikendarainya oleng hingga korban terjatuh.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada tangan kiri dan luka di bagian kepala. Sepeda motor yang digunakan korban juga mengalami kerusakan.
Sementara itu, informasi mengenai dugaan pembegalan kemudian beredar luas di media sosial. Polisi masih mendalami apakah pengendara yang disebut korban tersebut benar-benar mengikuti korban atau terdapat rangkaian kejadian lain sebelum kecelakaan terjadi.
“Peristiwa ini masih dalam penyelidikan mendalam dan penuh kehati-hatian untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya,” ujar Aiptu Ade, Kamis (17/9/2026).
Untuk mengungkap kejadian tersebut, Unit Reskrim Polsek Sungai Kakap telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan awal. Polisi juga menemui korban yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Sudarso serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Selain memeriksa korban dan saksi, polisi turut menelusuri informasi yang beredar di media sosial. Langkah tersebut dilakukan untuk mencocokkan narasi yang berkembang dengan fakta dan keterangan yang diperoleh dari lapangan.
Polisi juga mendalami rangkaian peristiwa sebelum korban terjatuh dari sepeda motor, termasuk informasi mengenai adanya pengendara lain yang disebut mengikuti korban.
Aiptu Ade mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan peristiwa tersebut sebagai pembegalan sebelum hasil penyelidikan kepolisian selesai.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar. Saat ini, kami dari Polres Kubu Raya masih mendalami peristiwa tersebut secara menyeluruh untuk memastikan fakta yang sebenarnya,” tegasnya.
Polisi memastikan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap kronologi kejadian secara utuh berdasarkan keterangan saksi, korban, kondisi di lokasi, serta bukti-bukti yang ditemukan. (Ara)

Tinggalkan Balasan