Jembatan Sungai Kakap Direkonstruksi Total, Ria Norsan Targetkan Rampung Akhir Desember 2025
KUBU RAYA – Kerusakan parah pada Jembatan Parit Penjara, Desa Sungai Kakap, mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk melakukan rekonstruksi total guna memulihkan konektivitas warga di Kecamatan Sungai Kakap.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai jadwal.
Jembatan yang selama ini menjadi jalur vital masyarakat mengalami kerusakan signifikan hingga harus dibongkar sepenuhnya. Pemerintah kemudian memutuskan membangun ulang jembatan tersebut dengan konstruksi baru yang lebih kuat dan memenuhi standar teknis modern.
Proyek yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalbar ini menggunakan struktur steel girder serta fondasi spun pile berdiameter 50 cm. Pembangunan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp8 miliar tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.
Saat meninjau progres pembangunan pada Rabu (26/11/2025), Ria Norsan menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pekerjaan tanpa mengabaikan kualitas.
“Jembatan Sungai Kakap kondisinya sudah rusak parah sehingga harus dibongkar total. Pembangunan baru dirancang agar lebih aman dan mampu menunjang aktivitas warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, percepatan pekerjaan telah disepakati bersama kontraktor.
“Target tetap akhir Desember. Saya minta pengerjaan dipacu maksimal, bahkan bila perlu menggunakan sistem shift siang dan malam, namun kualitas tetap harus dijaga,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan