PONTIANAK – Dugaan perseteruan antara dua pria yang disebut-sebut bandar dalam peredaran narkotika berujung aksi penembakan dan pembacokan di kawasan Gang Angket, Kelurahan Tanjung Hilir, Kota Pontianak, pada Sabtu dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut diduga melibatkan pria bernama Robet dan Alex. Keduanya disebut telah lama berselisih hingga akhirnya terjadi cekcok yang memicu bentrokan berdarah.

Menurut informasi awal yang beredar di lapangan, Robet diduga mendatangi markas Alex di Gang Angket menggunakan sebuah mobil. Setibanya di lokasi, Robet disebut langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan yang mengenai paha Alex.

Situasi kemudian memanas. Sejumlah orang yang berada di lokasi diduga melakukan perlawanan sehingga Robet mengalami luka akibat senjata tajam. Dalam kondisi terluka, Robet disebut melarikan diri dari lokasi kejadian untuk menyelamatkan diri.

Akibat insiden tersebut, kedua pria itu harus mendapatkan perawatan medis. Alex menjalani perawatan di Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak, sementara Robet dirawat di Rumah Sakit Kharitas Bhakti.

Informasi yang berkembang juga menyebutkan bahwa sebelum menuju rumah sakit, Robet diduga sempat membuang barang bukti berupa senjata api yang digunakan dalam insiden tersebut. Namun informasi itu masih didalami oleh penyidik kepolisian.

Saat dikonfirmasi, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan belum dapat menyimpulkan motif maupun latar belakang kejadian.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Saat ini fokus kami adalah memastikan seluruh pihak yang terlibat mendapatkan penanganan medis karena pemeriksaan belum dapat dilakukan secara menyeluruh,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait motif maupun status hukum para pihak hingga proses penyelidikan selesai dilakukan. (DB)