KAYONG UTARA – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kayong Utara bersama pemerintah daerah melakukan peletakan batu pertama pembangunan SD Muhammadiyah Plus Sukadana, Sabtu (2/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Pembangunan sekolah ini menjadi bagian dari program KREASI Muhammadiyah yang mendorong penguatan pendidikan berbasis karakter dan inovasi di daerah.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kayong Utara, H. Noorhabib, mengatakan sekolah tersebut merupakan inisiatif pengembangan pendidikan melalui Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah.

“Sekolah ini akan dikembangkan menjadi SD Muhammadiyah Kreasi Sukadana sebagai bagian dari penguatan pendidikan berbasis nilai dan kompetensi,” ujarnya.

Ia menyebut, kurikulum yang diterapkan mengintegrasikan pendidikan nasional dengan penguatan kemampuan tambahan, seperti bahasa Inggris, bahasa Arab, serta kegiatan pembentukan karakter.

Saat ini, sekolah tersebut telah memiliki tiga tenaga pendidik dan 15 calon siswa.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kayong Utara, Erwin Sudrajat, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Muhammadiyah menjadi penting di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“Peran non-pemerintah sangat membantu dalam mendukung pembangunan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Ia berharap kehadiran sekolah ini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

Project Manager KREASI Muhammadiyah Kayong Utara, Rezky Farnanda, menambahkan bahwa pembangunan sekolah ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pembangunan SD Muhammadiyah Kreasi Sukadana diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat kualitas pendidikan serta membentuk generasi muda yang berdaya saing di Kabupaten Kayong Utara.