Pemprov Kalbar Jajaki Program Beasiswa dan Pendidikan Luar Negeri
PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperluas akses pendidikan internasional bagi generasi muda melalui penjajakan kerja sama dengan Golden Gate Education.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kalbar agar mampu bersaing di tingkat global, khususnya melalui pendidikan luar negeri, penguasaan bahasa asing, dan peningkatan kompetensi akademik.
Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, mengatakan pemerintah daerah ingin membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendapatkan pengalaman pendidikan internasional.
“Kita ingin SDM Kalbar mampu bersaing secara global. Sekarang persaingan tidak hanya di tingkat lokal atau nasional, tetapi sudah internasional,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Menurut Harisson, kemampuan bahasa Inggris, kompetensi akademik, dan pengalaman belajar di luar negeri akan menjadi nilai tambah penting bagi generasi muda Kalimantan Barat di masa mendatang.
Program pengembangan kompetensi tersebut tidak hanya menyasar ASN, tetapi juga diharapkan dapat menjangkau pelajar SMA, SMK, hingga peserta pendidikan nonformal di Kalbar.
Ia juga menyambut positif berbagai peluang yang ditawarkan Golden Gate Education, mulai dari akses beasiswa luar negeri, pelatihan IELTS, hingga pendampingan studi internasional.
“Kalau memang ada peluang beasiswa dan peningkatan kapasitas untuk masyarakat Kalbar, tentu pemerintah daerah sangat terbuka untuk membangun sinergi positif,” katanya.
Sementara itu, President Director Golden Gate Education, Lili Kusuma, mengatakan lembaganya telah hampir 30 tahun mendampingi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai negara.
Menurutnya, masih banyak pelajar Indonesia yang belum memahami prosedur maupun peluang program beasiswa internasional yang tersedia.
“Kami ingin membantu generasi muda agar lebih siap menghadapi pendidikan global, mulai dari konsultasi pendidikan, persiapan IELTS, hingga pendampingan proses beasiswa dan universitas,” jelasnya.
Lili menyebut sejumlah program yang didampingi pihaknya antara lain LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), Beasiswa Garuda, hingga Manaaki New Zealand Scholarship.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalbar, Windy, menambahkan audiensi tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi kelembagaan dalam pengembangan SDM daerah.
“Kami melihat peluang kolaborasi ini sangat baik untuk mendukung peningkatan kualitas SDM Kalbar agar memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (Ara)

Tinggalkan Balasan