PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memprioritaskan pembangunan asrama siswa di Kabupaten Kayong Utara sebagai upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, khususnya bagi pelajar dari wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Hal tersebut disampaikan Ria Norsan usai meninjau SMKN 1 Sukadana. Dalam kunjungannya, ia menilai kebutuhan asrama siswa menjadi yang paling mendesak.

Pasalnya, banyak peserta didik berasal dari wilayah kepulauan dan daerah terpencil seperti Pulau Luar, Sandai, Siduk, hingga Seponti yang menghadapi kendala akses transportasi.

Menurutnya, kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi kerap menghambat aktivitas belajar siswa, sehingga keberadaan asrama dinilai sebagai solusi yang tepat.

“Asrama ini penting agar siswa dapat belajar dengan tenang tanpa terkendala cuaca maupun jarak tempuh,” ujarnya, Senin (12/4/2026).

Selain pembangunan asrama, pemerintah juga memprioritaskan penyediaan rumah dinas bagi guru. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan tenaga pendidik sekaligus menarik minat guru dari luar daerah.

Pembangunan pagar sekolah juga menjadi perhatian, seiring dengan meningkatnya jumlah siswa dan kebutuhan akan keamanan lingkungan sekolah.

Pihak sekolah menyebutkan fasilitas dasar saat ini relatif memadai berkat dukungan pemerintah. Oleh karena itu, fokus pembangunan selanjutnya diarahkan pada kebutuhan yang lebih mendesak, terutama asrama siswa.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan pembangunan tersebut mulai dianggarkan pada 2027, guna mendukung pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi pelajar di wilayah kepulauan. (Ara)