KUBU RAYA – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raya Kabupaten Kubu Raya resmi meluncurkan aplikasi layanan pelanggan berbasis digital bernama “Halo Tukang Ledeng”. Aplikasi ini memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan terkait air bersih, seperti kebocoran pipa, gangguan meteran, maupun distribusi air.

Direktur PDAM Tirta Raya Kubu Raya, Harmawan, S.Sos, mengatakan aplikasi ini merupakan komitmen PDAM dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan efisien.

“Cukup mention akun resmi kami di media sosial atau gunakan aplikasi ‘Halo Tukang Ledeng’. Petugas akan segera merespons tanpa prosedur yang berbelit,” kata Harmawan, Sabtu (27/9/2025).

Selain aplikasi, laporan juga bisa disampaikan melalui kanal resmi PDAM, seperti WhatsApp Center, Instagram, dan Facebook. Semua laporan terintegrasi dan langsung dipantau petugas lapangan.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengapresiasi peluncuran aplikasi tersebut. Menurutnya, langkah PDAM Tirta Raya sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menciptakan pelayanan publik modern.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Dengan aplikasi ini, PDAM semakin dekat dengan warga dan bisa merespons lebih cepat,” ujar Sujiwo.

Ia juga menekankan pentingnya kualitas layanan agar tidak ada masyarakat yang terabaikan akibat kendala teknis atau lambatnya penanganan keluhan.

Lebih lanjut, Sujiwo menyampaikan dukungan pemerintah pusat melalui Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang memastikan alokasi anggaran untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) di Kubu Raya.

“Alhamdulillah, ada dukungan konkret dari pemerintah pusat untuk pengembangan IPA PDAM. Ini penting agar kebutuhan air bersih masyarakat semakin terjamin,” tambahnya.

Aplikasi “Halo Tukang Ledeng” sudah tersedia gratis di Play Store. Untuk tahap awal, fokus layanan difokuskan pada laporan darurat seperti kebocoran pipa dan gangguan distribusi air.

Dengan inovasi ini, PDAM Tirta Raya berharap mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.