Miris! Anak Adopsi Meninggal Tidak Wajar! Diduga Kuat Karena di Siksa Orangtua Angkatnya
SANDAI – Seorang Anak Adopsi Meninggal Secara Tidak Wajar di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat di Duga Kuat Karena Disiksa Oleh Orang Tua Angkatnya. Kamis, 23 November 2023
Meninggalnya bocah bernama Yesa itu memancing simpati beberapa orang, sebelumnya beredar juga video lama aksi penyiksaan bocah tersebut yang dilakukan oleh ART beserta orangtua angkatnya.
Saat di konfirmasi narasumber yang tidak mau disebutkan namanya sekaligus selaku teman orangtua angkat korban, bocah tersebut ditemukan dalam keadaan mengapung tak sadarkan diri di belakang rumahnya saat air sedang pasang, orangtuanya berdalih bahwa bocah tersebut masih hidup saat ditemukan.
“Anak itu sebelumnya dihukum orangtua angkatnya dibelakang rumah, lalu orang tuanya pergi tidur bersama anak kandungnya dan baru teringat sekitar jam 21.00 WIB taunya udah jatuh keair”. Ujar Miss X Saat di konfirmasi via telpon
Baca Juga : Jalan Santai Memeriahkan HUT Ke 52 Kopri
Selanjutnya, narasumber menerangkan bahwa anak tersebut sebelumnya dalam keadaan sehat dan tidak mengalami sakit apapun.
“Kejadian meninggalnya anak ini menjadi perhatian banyak orang disana karena merasa janggal, sebab anak tersebut sering disiksa orang tua angkatnya bahkan ARTnya juga terlibat”. Ucap Miss x Saat di konfirmasi via telpon, Minggu 26 November 2023.

“Waktu memandikan jenazah saat dibuka bajunya terlihat perut terkelupas seperti terkena air panas serta disekujur badannya penuh dengan luka”. Kata Miss X
Harapannya agar kasus ini di usut tuntas pihak kepolisian, jika benar adanya penyiksaan tersebut yang mengakibatkan korban kehilangan nyawa pelaku mendapat hukuman yang setimpal sesuai dengan pasal yang berlaku. (DB)

16 Komentar
Nara sumber yang asal memberikan informasi. Nara sumber tersebut bisa dibilang tidak tau sama sekali soal kejadian dan kebenaran pada saat itu. Anak itu dari awal diadopsi sudah banyak penyakit dan luka yang tidak bisa hilang pada tubuhnya, dikarenakan anak ini hidup tidak layak dipedalaman desa. orangtua angkatnya membawanya ke pontianak untuk berobat berkali kali dan sudah baikan. Terkadang anak ini suka mandi disungai sendiri jadi terjadi kecelakaan seperti ini sama sekali bukan maksud org rua angkatnya. Nara sumber ini sungguh asal memberi informasi, ga tau apa maksud dan niatnya memberikan info ga benar ini ke masyarakat.
Sepertinya anda sangat mengetahui keadaan keluarga angkat anak ini, kita tunggu hasil dari pihak kepolisian aja.Narasumber memberikan kimentar sebab beliau ada bukti video nya.
Pertama-tama saya pribadi menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya anak adobsi yang tidak wajar ini. Saya kira pihak berwajib dan berwenang harus segera mengusut tuntas kasus kematian anak kecil secara tidak wajar ini. Bila diperlukan lakukan otopsi agar diketahui penyebab kematian yang sebenarnya. Sebagai aparat penegak hukum, harus menjunjung tinggi keadilan, netralitas dan integritasnya. Dan ingat sumpah jabatan yang telah dinyatakan sesuai dengan agama dan didasari dengan kitab sucinya. Jika anda berbohong, dan rela memutarbalikan fakta yang sebenarnya hanya demi suap, apalagi ini menyangkut nyawa seseorang, Ingat hari kematian anda. Anda boleh bersembunyi dibalik semuanya di dunia ini, tapi di hari penghakiman setelah kematian anda tidak bisa bersembunyi dan menutupinya dengan apapun caranya. Semuanya akan dibukakan dan tidak ada yang tersembunyi dari sang Pemilik Kehidupan.
Kami sangat menyayangkan peristiwa ini bisa terjadi. Apalagi pelaku (ibu angkat) yang nota bene diketahui sebagai seorang pengusaha kok sampai sekejam itu prilakunya. Sungguh tidak mencerminkan ahlak sebagai seorang manusia. Apakah anda mengenal yang namanya Tuhan Pencipta langit dan bumi itu?… Jika anda mengenalnya dengan benar, saya yakin anda tidak akan setega ini dengan anak angkat yang semula anda adobsi yang tentu anda menyanyanginya selayaknya anak anda sendiri dan paling tidak mengakuinya sebagai seorang manusia yang sama dengan anda memiliki hak hidup yang sama.
Saya sangat sedih dan tak sanggup ketika melihat video yang beredar medsos, tentang bagaimana anda (ibu angkat/adobsi/ART) sedang menganiaya anak kecil yang tak berdosa dan belum mengerti apa-apa. Semoga anda segera bertobat sebelum terlambat, jika tidak maka ingatlah hari kematian anda. atau setidaknya anda juga punya anak dan apabila anak anda yang merupakan darah daging anda disiksa oleh orang lain bagaimana perasaan anda. Jangan anda hanya memikirkan kepentingan diri anda atau merasa diposisi anda saja. Ingat Tuhan itu tidak tidur. Suatu saat anda akan tau akibatnya kalau anda tidak segera bertobat.
Saya berharap keluh kesah ini dan semua keluh kesah dan simpati semua warganet didengar dan direspon oleh Bapak Presiden Jokowidodo dan Juga pihak Komnas HAM di Jakarta. Semoga beliau turut andil dalam proses pengusutan kasus penganiayaan ini. Salam kemanusiaan dari kami anak petani dari kampung…!!!