Dugaan Jaringan Bisnis Aseng Terus Didalami, Nama Budiman Ikut Terseret?
JAKARTA – Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara Kalimantan Barat (LI BAPAN Kalbar) mengaku tengah melakukan pendalaman terhadap dugaan aliran dana, afiliasi perusahaan, serta kemungkinan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga berkaitan dengan jaringan bisnis Sudianto alias Aseng.
Ketua LI BAPAN Kalbar, Stevanus Febyan Babaro, mengatakan proses investigasi masih berlangsung dengan mengumpulkan dokumen, keterangan sejumlah pihak, serta menelusuri hubungan bisnis yang diduga terkait aktivitas usaha di sektor pertambangan.
Menurutnya, penelusuran tersebut tidak hanya berfokus pada perkara yang saat ini telah ditangani aparat penegak hukum, tetapi juga terhadap pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dalam aktivitas yang sedang menjadi objek penyelidikan.
“Investigasi kami masih berlangsung dan bertujuan mengumpulkan informasi serta data yang dapat membantu mengungkap fakta-fakta yang relevan,” ujarnya.
Dalam proses pendalaman tersebut, muncul nama Budiman alias Ucok yang disebut dalam sejumlah informasi yang diterima tim investigasi. LI BAPAN Kalbar mengaku masih melakukan verifikasi terhadap berbagai data dan belum menyimpulkan adanya keterlibatan pihak tertentu dalam dugaan pelanggaran hukum.
Stevanus menegaskan seluruh temuan yang diperoleh masih bersifat awal dan memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Ia menambahkan, apabila ditemukan bukti yang cukup, hasil investigasi tersebut akan disampaikan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Sementara itu, nama Sudianto alias Aseng sebelumnya menjadi perhatian publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang ditangani Kejaksaan Agung terkait dugaan penyimpangan tata kelola izin usaha pertambangan.
LI BAPAN Kalbar menyatakan akan terus melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi yang diperoleh guna memastikan seluruh fakta dapat terungkap secara objektif dan berdasarkan alat bukti yang sah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Budiman alias Ucok maupun pihak lain yang disebut dalam proses investigasi tersebut belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait informasi yang berkembang.

Tinggalkan Balasan