Green Leadership Indonesia Sukses Selenggarakan Green Innovation Week
KALBAR – Green Leadership Indonesia (GLI) Batch 4 Regional 6 berhasil dan sukses menyelenggarakan kegiatan Green Innovation Week (GROW) yang mengangkat tema “Teman Bumi – Bergerak, Bertindak dan Berdampak”
Teman Bumi adalah nama kelompok GROW perwakilan dari Kalimantan Barat. Adapun rangkaian kegiatan GROW ini adalah Penanaman Pohon, Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme, Tentative Forum, dan terakhir Campign Media Sosial.
“Penanaman Pohon ini merupakan sebuah langkah kecil kami untuk menjaga bumi kita yang saat ini berada diambang krisis, kami yakin dan percaya bahwa gerakan kami bisa mengacu pemuda dan masyarakat umum untuk ikut serta dalam menjaga bumi, tentunya berdampak untuk menyelamatkan bumi” – Pungkas Ketua Panitia Kegiatan (Dwita Suci Rochima).
Baca Juga : Pemalsuan SPT dan Keterlibatan Oknum: Mafia Tanah Mencengkeram Desa Parit Baru
Beliau juga memaparkan bahwa kegiatan ini bersinergi dengan stakeholder yang mampu dan peduli dengan lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah, pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, BPDAS Kapuas, BPHL Wilayah VIII Pontianak, BKSDA Kalimantan Barat, dan BPKHTL Wilayah III Pontianak peduli dan mendukung kegiatan kami. Selain itu, kita juga menggandeng IKA UNHAS Kalbar, Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Regional Kalbar, SMA di Pontianak, seperti SMA N 3 Pontianak, anak anak Green Youth Movement, Green Heroes dan Green Ambassador dari seluruh simpul belajar. Kami sadar bahwa aksi gerakan Kolaborasi Teman Bumi perlu adanya sinergitas antar stakeholder yang ada dengan melibatkan anak muda (kolektif-kolegial) agar kita mampu mewujudkan dan menyelamatkan Indonesia dari bahaya krisis lingkungan” tuturnya.
Selain melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon, Kolaborasi TemanBumi Kalbar mengadakan kegiatan Pelatihan Eco Enzyme.
Berdasarkan kutipan dari Ketua Panitia Penyelenggara, Dwita Suci Rochima mengatakan bahwa kegiatan ini penting diselenggarakan agar bisa menumbuhkan nilai-nilai kesadaran akan menjaga dan merawat serta mendaur ulang sampah-sampah organik.
“Pelatihan eco-enzyme ini berarti untuk kedepannya. Kegiatan ini diharapkan kedepannya peserta yakni sebagian besar adalah anak anak sekolah (SMA) dan ibu rumah tangga, bisa menerapkan kedalam kehidupan sehari-hari. Apabila diterapkan dengan benar, maka langkah tepat dalam menyelamatkan bumi” ucapnya.
Baca Juga : Ria Norsan Ajak Berpolitik Santun dan Tidak Menjelek-jelekan serta Memfitnah
Pelatihan Eco-Enzyme ini Kolaborasi TemanBumi Kalbar menggandeng POWENZYME dari Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura, Pontianak.
Zulfahmi Sukma selaku peserta GLI Batch 4 sekaligus Founder dari POWENZYME, berharap langkah ini bisa menimbulkan dampak yang baik terutama meningkatkan kesadaran dan bisa menumbuhkan sikap green and social entrepreneur, dan bisa menjadi perputaran ekonomi di masyarakat.

Tinggalkan Balasan