Peringati Hari Lahir Pancasila, PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Gelorakan Nilai Persatuan Hadapi Tantangan Global
JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (Persero), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menegaskan komitmen untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai motor penggerak persatuan bangsa sekaligus fondasi dalam mendukung perdamaian dunia. Komitmen kebangsaan tersebut ditegaskan melalui instruksi pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di seluruh lini operasional perusahaan.
Langkah ini selaras dengan Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 2 Tahun 2026 serta arahan Badan Pengaturan BUMN Republik Indonesia. Pada tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”.
Nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya dipandang sebagai dokumen sejarah, tetapi sebagai prinsip hidup yang harus diimplementasikan secara aktif dalam setiap aspek kerja. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi nilai-nilai kebangsaan dalam etos kerja sehari-hari insan perkebunan.
“Pancasila adalah bintang penuntun sekaligus jangkar moral kita dalam menghadapi berbagai tantangan global. Di tengah dinamika disrupsi teknologi, turbulensi ekonomi, hingga pergeseran geopolitik, nilai-nilai Pancasila memberikan kita arah yang jelas untuk tetap berdiri kokoh,” ujar Teddy dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (1/6/2026).
Teddy menekankan, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara yang bergerak di sektor perkebunan, implementasi Pancasila harus diwujudkan melalui penguatan soliditas internal, menjaga integritas, dan mengedepankan asas keadilan. Menurutnya, operasional bisnis PTPN I tidak semata mengejar profitabilitas, tetapi juga wajib memberikan dampak kesejahteraan yang merata bagi masyarakat.
“Kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan bisnis perusahaan senantiasa membawa kemaslahatan serta memenuhi rasa keadilan publik. Insan PTPN I harus menjadi pelopor dalam merawat keberagaman, mengutamakan gotong royong, serta melawan segala bentuk intoleransi yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan,” tambahnya.
Guna memperingati hari bersejarah tersebut, Direksi PTPN I menginstruksikan seluruh manajemen dan karyawan di tingkat regional yang tersebar di Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, hingga Sulawesi dan Maluku—termasuk unit kebun serta pabrik—untuk melaksanakan upacara bendera secara luring pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 08.00 waktu setempat.
Selain itu, pengibaran bendera Sang Merah Putih juga dilakukan secara serentak selama satu hari penuh di seluruh kantor regional dan wilayah kerja. Manajemen di tingkat wilayah turut diimbau untuk menyemarakkan peringatan ini melalui berbagai kanal komunikasi perusahaan serta media publikasi elektronik guna menyebarluaskan pesan persatuan dan perdamaian Pancasila kepada publik.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Holding Perkebunan Nusantara berharap nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman kerja seluruh insan PTPN I dalam menjaga harmoni kebangsaan serta memperkuat kontribusi bagi kejayaan Indonesia.

Tinggalkan Balasan