PONTIANAK – Taruna Merah Putih (TMP) Kalimantan Barat menggelar program “Duduk dan Diskusi” sebagai ruang dialog antara generasi muda dan para pemimpin daerah untuk mendorong partisipasi aktif anak muda dalam politik, demokrasi, dan pembangunan.

Mengusung tema “Anak Muda & Politik: Penonton atau Penentu Arah Bangsa”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi politik sekaligus membuka ruang diskusi yang inklusif agar generasi muda tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional.

Kota Singkawang menjadi lokasi pertama penyelenggaraan kegiatan. Forum tersebut menghadirkan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan serta pemerintahan daerah.

Turut hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat sekaligus Ketua DPD Taruna Merah Putih Kalbar, Melki Sedek Huang, yang mengajak anak muda untuk mengambil peran nyata dalam kehidupan politik.

“Anak muda jangan hanya menjadi penonton dinamika politik. Saatnya menjadi penentu arah bangsa melalui partisipasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” ujar Melki.

Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), organisasi kepemudaan (OKP), serta berbagai komunitas pemuda di Kota Singkawang. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan gagasan mengenai isu demokrasi, kepemudaan, serta pembangunan daerah.

Setelah Singkawang, rangkaian kegiatan berlanjut di Kabupaten Landak. Antusiasme peserta kembali terlihat dengan kehadiran mahasiswa, GMNI, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), serta komunitas pemuda dari berbagai latar belakang.

Dalam forum tersebut, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan bahwa generasi muda merupakan mitra strategis pemerintah dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Landak sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Landak, Herculanus Heriadi, mengajak pemuda untuk aktif mengawal kebijakan publik dan memperkuat budaya demokrasi melalui partisipasi yang positif.

Melki Sedek Huang kembali menegaskan bahwa politik harus dipahami sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda bukan hanya penting, tetapi menjadi kebutuhan untuk menjaga kualitas demokrasi sekaligus melahirkan pemimpin masa depan yang memiliki integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

TMP Kalimantan Barat berharap program “Duduk dan Diskusi” mampu meningkatkan literasi politik, memperkuat keberanian anak muda dalam menyampaikan gagasan, serta mendorong lahirnya generasi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan.

Ke depan, kegiatan ini akan digelar di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat sebagai bagian dari komitmen TMP Kalbar menghadirkan ruang dialog yang sehat, terbuka, dan kolaboratif antara pemuda dengan para pemangku kepentingan.