LAMPUNG – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukungpeningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektorperkebunan, PTPN IV Regional VII, salah satu entitas dariHolding Perkebunan Nusantara, menerima kunjungan pesertaPraktik Kerja Lapangan (PKL) Dinas Perkebunan KabupatenWay Kanan yang dilaksanakan di Afdeling I Kebun Rejosari. Pada kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan pelatihanmengenai teknik pemetaan menggunakan aplikasi Avenza Maps, salah satu teknologi berbasis Global Positioning System (GPS) yang banyak dimanfaatkan dalam operasional perkebunanmodern.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara PTPN IV Regional VII, Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan, dan PT Titian Karsa Mandiri selaku mitra pelaksana pelatihan, dalam upayameningkatkan kompetensi aparatur perkebunan melalui pemanfaatan teknologi digital. Melalui pelatihan ini, pesertatidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga melakukan praktik langsung di lapangan sehingga mampumemahami implementasi teknologi pemetaan secara nyatadalam mendukung pengelolaan perkebunan.

Avenza Maps merupakan aplikasi pemetaan digital yang memungkinkan pengguna melakukan navigasi, pengambilantitik koordinat, penandaan lokasi, hingga pemetaan berbagaiobjek di lapangan tanpa harus selalu terhubung dengan jaringaninternet. Di lingkungan perkebunan, teknologi ini memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan areal, inventarisasitanaman, identifikasi kondisi lapangan, pengawasan asetperusahaan, hingga penyusunan data spasial yang akurat sebagaidasar pengambilan keputusan.

Selama pelatihan, peserta dibimbing untuk mengenal berbagaifitur Avenza Maps, mulai dari proses pemasangan peta digital, penggunaan koordinat GPS, teknik pengambilan waypoint, pencatatan lokasi penting, hingga proses sinkronisasi data hasil pemetaan. Selanjutnya, peserta diajak melakukan praktiklangsung di Afdeling I Kebun Rejosari untuk mengaplikasikanmateri yang telah diberikan sehingga memperoleh pengalamanoperasional yang lebih komprehensif.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya data spasialdalam mendukung efektivitas pengelolaan perkebunan. Denganpemanfaatan teknologi digital, proses identifikasi lokasi, monitoring kondisi areal, serta pelaporan kegiatan lapangandapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien.

Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah membawaperubahan besar dalam pengelolaan perkebunan. Oleh karenaitu, peningkatan kompetensi SDM harus berjalan seiring dengantransformasi digital yang sedang dilakukan perusahaan.

“Transformasi digital di sektor perkebunan tidak hanyaberbicara mengenai penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana sumber daya manusianya mampu menguasai dan memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal. Melalui pelatihan pemetaan menggunakan Avenza Maps ini, kami berharap para peserta memperoleh wawasan baru mengenaipemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pekerjaan di lapangan sehingga mampu meningkatkan efektivitas dan kualitas pengelolaan perkebunan.”

Menurut Denny, PTPN IV Regional VII selalu terbuka untuk berbagi pengalaman dan best practices kepada berbagaipemangku kepentingan sebagai bentuk kontribusi perusahaanterhadap kemajuan sektor perkebunan nasional.

“Kami menyambut baik pelaksanaan praktik kerja lapangan ini karena menjadi wadah berbagi pengetahuan antara perusahaandan pemerintah daerah. Apa yang dipelajari hari ini kami harapkan tidak berhenti sebagai pengalaman selama pelatihan, tetapi dapat diimplementasikan di wilayah kerja masing-masing sehingga mampu meningkatkan produktivitas, akurasi data lapangan, serta kualitas pelayanan di sektor perkebunan. Kolaborasi seperti ini merupakan investasi jangka panjangdalam membangun SDM perkebunan yang unggul dan siap menghadapi tantangan industri yang semakin modern.”

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan, B. Ishak, S.Sos., M.H., menyampaikan apresiasi kepada PTPN IV Regional VII yang telah memberikan kesempatan kepadaaparatur perkebunan Kabupaten Way Kanan untuk belajar secaralangsung di lingkungan operasional perusahaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PTPN IV Regional VII yang telah membuka ruang pembelajaran bagi aparaturperkebunan Kabupaten Way Kanan. Pelatihan praktik lapanganseperti ini memiliki nilai yang sangat besar karena peserta tidakhanya mendapatkan teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana teknologi diterapkan dalam pengelolaan perkebunanmodern. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihandapat diimplementasikan di daerah masing-masing sehinggamampu meningkatkan kualitas pelayanan, pengawasan, sertapembangunan sektor perkebunan di Kabupaten Way Kanan.”

Ia menambahkan bahwa penguasaan teknologi pemetaan digital merupakan kompetensi yang harus dimiliki aparatur perkebunandalam menghadapi era transformasi digital.

“Kemampuan memanfaatkan aplikasi pemetaan seperti AvenzaMaps akan menjadi bekal penting bagi aparatur perkebunanuntuk bekerja secara lebih efektif, akurat, dan berbasis data. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjutsehingga kompetensi SDM perkebunan semakin meningkat dariwaktu ke waktu.”

Sementara itu, Direktur PT Titian Karsa Mandiri selaku mitrapelaksana pelatihan, Azka Rahmania Salsabila, S.Pd., menjelaskan bahwa materi pelatihan dirancang agar pesertamampu memahami sekaligus mengimplementasikan teknologipemetaan sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan.

“Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pengenalan aplikasi Avenza Maps, tetapi juga bagaimana peserta mampumenggunakannya secara efektif dalam mendukung aktivitasoperasional sehari-hari. Kami mengombinasikan pembelajarandi kelas dengan praktik langsung di lapangan agar peserta benar-benar memahami proses pengambilan titik koordinat, navigasi, pemetaan areal, hingga penyusunan data spasial yang akurat.”

Ia berharap kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dapatmenjadi bekal bagi peserta dalam mendukung transformasidigital di sektor perkebunan.

“Harapan kami, seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas data di lapangan. Pemanfaatan teknologi pemetaan bukan lagi menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam mendukung pengelolaan perkebunan yang modern, efektif, dan berbasis data.”

Selama praktik kerja lapangan, peserta juga melakukanobservasi langsung terhadap berbagai aktivitas operasional di Kebun Rejosari, didampingi oleh tim teknis perusahaan. Pesertamelakukan simulasi pemetaan areal, pengambilan titikkoordinat, identifikasi objek lapangan, hingga penyusunan data spasial menggunakan perangkat bergerak (mobile device) yang terintegrasi dengan aplikasi Avenza Maps. Melalui pengalamantersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya data spasial dalam mendukung proses perencanaan, monitoring, dan evaluasi kegiatan perkebunan.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasiantara dunia usaha, pemerintah, dan mitra pengembangankompetensi mampu menghasilkan program pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas SDM. PTPN IV Regional VII meyakini bahwa pengembangankompetensi melalui praktik lapangan merupakan salah satulangkah strategis dalam menciptakan aparatur perkebunan yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjawab tantangan industri yang terus berkembang.

Ke depan, PTPN IV Regional VII berkomitmen untuk terusmembuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangkukepentingan melalui program-program pengembangankompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengansemangat berbagi pengetahuan dan pengalaman, perusahaanberharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak sumber dayamanusia perkebunan yang unggul, mendukung transformasidigital sektor perkebunan, serta mewujudkan pengelolaanperkebunan yang semakin modern, berdaya saing, dan berkelanjutan sesuai dengan nilai-nilai AKHLAK dan visiPalmCo.