Dishub Pontianak Imbau Warga Rayakan Tahun Baru 2026 Tanpa Petasan dan Balap Liar
PONTIANAK – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak mengimbau masyarakat agar merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara tertib, sederhana, dan aman tanpa aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan umum, seperti petasan, balap liar, maupun konvoi kendaraan di jalan raya.
Kepala Dishub Kota Pontianak, Trisna Ibrahim, mengatakan imbauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat yang diteruskan hingga ke pemerintah daerah. Kebijakan itu bertujuan menjaga ketertiban umum sekaligus menumbuhkan empati terhadap masyarakat di sejumlah daerah yang sedang dilanda bencana.
“Imbauan ini bersifat nasional. Dari pemerintah pusat, provinsi, hingga wali kota sudah sejalan. Untuk pergantian tahun 2025 ke 2026, masyarakat diarahkan agar tidak melakukan perayaan yang bersifat euforia berlebihan,” kata Trisna saat ditemui di Jalan Ahmad Yani, Selasa (30/12/2025).
Menurutnya, perayaan Tahun Baru tetap diperbolehkan selama dilakukan secara wajar dan tidak mengganggu keamanan maupun kenyamanan masyarakat lainnya. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk tidak turun ke jalan melakukan aktivitas yang berisiko.
“Merayakan tahun baru itu boleh, sebagai bentuk syukur dan harapan. Namun caranya cukup sederhana, tidak perlu hura-hura, tidak perlu turun ke jalan,” ujarnya.
Trisna juga mengajak masyarakat mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif dan reflektif, seperti doa bersama, dzikir, membaca Yasin, atau aktivitas keagamaan lainnya.
Selain itu, Dishub Pontianak secara tegas melarang kegiatan balap liar dan kebut-kebutan di jalan raya karena berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan mengganggu ketertiban umum.
“Balap liar dan kebut-kebutan jelas dilarang. Aturannya ada dan harus dipatuhi. Kami tidak ingin kejadian yang membahayakan keselamatan terulang kembali,” tegasnya.
Dishub berharap partisipasi dan kesadaran seluruh elemen masyarakat dapat menciptakan suasana pergantian Tahun Baru 2026 di Kota Pontianak yang aman, tertib, dan penuh makna. (Ara)

Tinggalkan Balasan