PONTIANAK – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat memastikan Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, akan hadir dan membuka secara resmi kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) ke-V yang dijadwalkan berlangsung di Pontianak pada 9 Juni 2026.

Kehadiran Ketua Umum PWI Pusat tersebut menjadi momentum penting bagi PWI Kalbar dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan yang akan bergabung sebagai anggota PWI.

Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori, mengatakan kunjungan Ketua Umum PWI Pusat menjadi kehormatan bagi jajaran pengurus dan peserta OKK tahun ini.

“Kami bersyukur Ketua Umum PWI Pusat berkenan hadir dan membuka langsung OKK ke-V PWI Kalbar. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat konsolidasi organisasi,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Menurut Kundori, OKK merupakan tahapan wajib bagi wartawan yang ingin menjadi anggota muda PWI. Melalui kegiatan tersebut, peserta akan memperoleh pemahaman mengenai profesi jurnalistik, etika pers, hingga wawasan keorganisasian.

Ia menjelaskan, OKK tidak hanya menjadi pintu masuk keanggotaan, tetapi juga sarana pembentukan wartawan yang profesional, berintegritas, dan memahami tanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“OKK merupakan gerbang awal bagi wartawan yang ingin bergabung menjadi anggota PWI. Tujuannya untuk membentuk wartawan yang profesional, beretika, dan memahami aturan organisasi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta akan mendapatkan sejumlah materi penting, di antaranya sejarah PWI, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, Kode Etik Jurnalistik, Kode Perilaku Wartawan, hingga teknik penulisan berita.

Selain membekali peserta dengan pemahaman profesi, materi yang diberikan juga diharapkan mampu memperkuat komitmen wartawan dalam menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

OKK ke-V PWI Kalbar juga dijadwalkan dihadiri sejumlah pengurus PWI Pusat, termasuk Zulkifli Gani Ottoh dan Kadirah yang turut tergabung dalam Tim Penyelesaian Konflik.

Melalui kegiatan tersebut, PWI Kalbar berharap dapat melahirkan anggota baru yang memahami nilai-nilai organisasi serta mampu menjaga profesionalisme, independensi, dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik. (Ara)