Adaptif terhadap Regulasi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Dorong Transformasi Layanan PT Sri Pamela Medika Nusantara
TEBING TINGGI – Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus memperkuat kesiapan dan kepatuhan seluruh entitas usahadi sektor kesehatan dalam menghadapi dinamika regulasi nasional. Komitmen tersebuttercermin melalui langkah adaptif PT Sri Pamela Medika Nusantara dalam meresponsperubahan kebijakan kesehatan yang terus berkembang.
Perubahan regulasi di sektor kesehatan, baik yang berkaitan dengan kebijakanKementerian Kesehatan, sistem pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), hingga standar pelayanan dan keselamatan pasien, merupakan bagian dari upayapeningkatan mutu layanan kesehatan secara nasional. Menyikapi hal tersebut, PT Sri Pamela Medika Nusantara secara berkelanjutan melakukan evaluasi internal terhadapkebijakan operasional, tata kelola, serta sistem pelayanan di seluruh unit kerja.
Sebagai bentuk kesiapan, perusahaan melakukan penguatan koordinasi lintas divisi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui sosialisasi dan pembaruanregulasi, serta penyesuaian prosedur operasional standar (SOP) agar selaras denganketentuan terbaru. Langkah ini diharapkan mampu memastikan seluruh layanankesehatan tetap berjalan sesuai regulasi tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepadamasyarakat.
Holding Perkebunan Nusantara menempatkan kepatuhan regulasi sebagai bagianpenting dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Melalui penerapan sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, PT Sri Pamela Medika Nusantara berupaya meminimalkan risikooperasional sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.
Dengan kesiapan yang matang dan komitmen yang kuat, PT Sri Pamela Medika Nusantara optimistis dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien, sejalan dengan arah kebijakankesehatan nasional yang terus berkembang serta strategi Holding Perkebunan Nusantara dalam memperkuat layanan pendukung berbasis mutu dan kepatuhan.

Tinggalkan Balasan