BOGOR – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanPratikno menanam pohon bersama PTPN I, subholding PTPN III (Persero), di Kawasan Puncak, Megamendung, Bogor, Jumat (21/11/25).

Ribuan pohon aneka jenis ditanam secara massal di area hulu Sungai Ciliwungsebagai kelanjutan dari Program Tanam Sejuta Pohon yang digagas PTPN I. Aksilestari ini juga merupakan Program Penguatan Ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Kritis dan Sosialisasi Dana Bersama Penanggulangan Bencana (Pooling Fund Bencana/PFB).

Pratikno hadir didampingi Sekprov. Jawa Barat Herman Suryatman, Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Ade Ruhandi, dan beberapa pejabat Utama lainnya. Sebagai tuan rumah, SEVP Business Support PTPN I Regional 2 Okta Kurniawan menyambut dan memfasilitasi kegiatan yang lokasinya merupakan lahan HGU PTPN I Regional 2.

Dalam pengarahan sebelum penanaman secara simbolik, Pratikno mengapresiasiprakarsa PTPN I Regional 2. Ia mengatakan, Program Penguatan Ekosistem DAS Kritis dan Mitigasi Bencana diputuskan dalam Rapat Tingkat Menteri pada awalNovember 2025 lalu.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaranmengenai pendanaan kebencanaan, sekaligus memperkuat mitigasi risiko bencanahidrometeorologi yang sering terjadi di kawasan hulu, terutama di Kawasan Puncak, Bogor.

Aksi penanaman vegetasi yang dilakukan PTPN I Regional 2 hari ini adalahimplementasi konkret dari komitmen kita bersama pasca-Rapat Tingkat Menteri 6 November 2025 lalu. Peremajaan ekosistem di kawasan hulu Puncak ini sangatkrusial, bukan hanya untuk Bogor, tetapi untuk seluruh wilayah yang dialiri DAS Ciliwung hingga Jakarta. Kolaborasi antara BUMN, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci utama untuk mitigasi bencana hidrometeorologi secaraberkelanjutan,” kata Pratikno.

Dalam kesempatan terpisah Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi ini sebagai wujud tanggung jawab BUMN terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kami mendukung penuh dan siap menjadi bagian integral dari program nasionalPenguatan Ekosistem DAS Kritis ini.  Aksi penanaman pohon di Puncak bukansekadar tanggung jawab lingkungan lokal PTPN I Regional 2, melainkan wujudnyata komitmen seluruh Holding PTPN I dalam mendukung visi pemerintah untukmitigasi bencana dan pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi dengan Menko PMK dan pemerintah daerah membuktikan sinergi BUMN hadir untuk ketahananlingkungan nasional,” ujar Teddy Yunirman Danas.

Sementara itu, secara perinci, SEVP Business PTPN I Regional 2 Okta Kurniawan menjelaskan, inisiatif penanaman ini adalah wujud nyata komitmen korporasi dalammenjaga keberlanjutan lingkungan dan mendukung kebijakan pemerintah pusat.

Penanaman vegetasi di kawasan Puncak ini merupakan respons cepat PTPN I, khususnya Regional 2 sebagai tanggung jawab moral dan operasional untukmemastikan kawasan hulu, yang berbatasan langsung dengan area operasionalPTPN I tetap stabil.

Sebagai tindak lanjut dari keputusan rapat tingkat Menteri beberapa waktu lalu, kami akan menanam 123 ribu batang pohon aneka jenis. Ini adalah investasi jangkapanjang kami dalam mitigasi bencana dan menjaga kualitas air untuk wilayah di bawahnya,” kata Okta Kurniawan.

Dukungan kuat datang dari unsur Forkopimda Jawa Barat dan Kabupaten Bogor, OPD Kebencanaan, akademisi IPB, serta relawan dan pengelola kawasan wisata di sekitar DAS. Kehadiran lintas lembaga ini menunjukkan kuatnya komitmen bersamauntuk menjaga lingkungan Puncak sebagai wilayah hulu yang memegang perananpenting bagi banyak daerah di bawahnya.

Melalui penanaman vegetasi ini, PTPN I Regional 2 mendorong kolaborasi yang semakin luas dalam pemulihan ekosistem khususnya di kawasan Puncak. Langkahpenguatan tutupan vegetasi ini diharapkan mampu membantu memperbaiki dayaresap tanah, menjaga kualitas air, dan mengurangi risiko banjir serta longsor, terutama saat musim hujan.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antar instansisekaligus mengajak masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kawasanhulu. PTPN I Regional 2 berharap upaya ini dapat berkelanjutan dan memberidampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.