Tinjau Puskesmas Kubu, Sujiwo Pastikan Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam
KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meninjau langsung Puskesmas Kubu guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal, khususnya pada malam hari. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Sujiwo menegaskan bahwa kunjungannya ke puskesmas bukan sekadar silaturahmi, melainkan bentuk pengawasan langsung terhadap kesiapan layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Tujuan saya datang ke puskesmas ini adalah memastikan pelayanan kesehatan benar-benar berjalan optimal. Masyarakat bisa sakit kapan saja, tidak mengenal waktu maupun hari libur,” ujar Sujiwo, Jumat (19/12/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan tenaga medis dan perawat tetap siaga. Saat itu tercatat lima pasien rawat inap, dengan satu pasien dalam kondisi akan melahirkan, sehingga total pasien yang ditangani berjumlah enam orang. Dokter jaga dan tenaga kesehatan disebut tetap standby hingga malam hari.
Sujiwo mengapresiasi kesiapsiagaan tenaga medis, khususnya di puskesmas yang menyediakan layanan rawat inap.
“Saya sering melakukan kunjungan hingga malam hari, bahkan sampai pukul 23.00 WIB. Alhamdulillah, tenaga kesehatan tetap siap melayani. Ini patut diapresiasi,” katanya.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kinerja tenaga kesehatan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berencana memberikan tambahan insentif mulai tahun depan. Dokter umum akan menerima tambahan insentif sebesar Rp1,5 juta per bulan, sementara dokter spesialis memperoleh tambahan hingga Rp10 juta per bulan.
Selain itu, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tenaga kesehatan dipastikan kembali dibayarkan 100 persen.
“Walaupun kondisi keuangan daerah belum ideal, kami bersama Wakil Bupati berkomitmen mengembalikan TPP ASN 100 persen sebagai bentuk apresiasi atas peningkatan kinerja,” tegas Sujiwo.
Tak hanya berfokus pada sumber daya manusia, Sujiwo juga menegaskan perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur pendukung Puskesmas Kubu. Pembangunan jalan masuk, jembatan, hingga jalan lingkar di sekitar puskesmas telah masuk dalam rencana penganggaran tahun depan. Selain itu, kondisi bangunan puskesmas yang sudah tua dan rawan terdampak banjir juga menjadi perhatian utama.
“Insyaallah, jalan masuk, jembatan, dan jalan lingkar akan kita anggarkan. Ini penting agar akses masyarakat, terutama dalam kondisi darurat, semakin mudah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan