Ramai di Facebook, Warganet Soroti Kualitas Menu MBG di Kalbar
PONTIANAK – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Barat kembali menjadi sorotan di media sosial. Sejumlah warganet di Facebook mengunggah foto dan komentar terkait kelayakan menu MBG yang dibagikan selama Ramadan.
Salah satu unggahan datang dari akun Hayfa Muhbita yang menyoroti menu MBG disebut dirapel untuk tiga hari sekaligus. Dalam unggahannya, ia mempertanyakan kualitas makanan serta transparansi anggaran program.
Ia juga menyinggung besaran anggaran per porsi yang disebut berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000, serta meminta pengawasan lebih ketat agar dana program benar-benar digunakan sesuai tujuan pemenuhan gizi.
Unggahan tersebut memicu beragam tanggapan. Akun Liliz Handayani menilai polemik MBG sebaiknya dikembalikan pada pilihan masing-masing penerima manfaat. Sementara akun Novia Asih Pratiwi mengunggah foto yang disebut sebagai penyaluran MBG perdana selama Ramadan dan menyebut pembagian dilakukan untuk beberapa hari.
Di sisi lain, akun Mega Wati membagikan pengalaman berbeda. Ia mengaku bersyukur atas pembagian MBG yang diterima anak-anaknya pada awal Ramadan.
Perbedaan pengalaman tersebut menunjukkan adanya variasi pelaksanaan program di lapangan. Sebelumnya, pihak regional MBG Kalbar menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap laporan masyarakat guna memastikan distribusi sesuai standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Perbincangan mengenai kualitas dan distribusi MBG pun masih berlangsung di media sosial, mencerminkan tingginya perhatian publik terhadap program pemenuhan gizi tersebut. (Ara)

Tinggalkan Balasan