Isu Proses Akademik di IAIN Pontianak Jadi Sorotan, Mahasiswa Minta Klarifikasi Kampus
PONTIANAK – Isu terkait proses akademik di lingkungan IAIN Pontianak tengah menjadi perhatian mahasiswa. Sejumlah pihak meminta adanya penjelasan resmi dari kampus guna menghindari kesalahpahaman.
Perbincangan ini muncul di kalangan mahasiswa, khususnya semester akhir, yang mempertanyakan konsistensi prosedur akademik, terutama dalam proses penyelesaian skripsi hingga kelulusan.
Beberapa mahasiswa mengungkapkan bahwa proses bimbingan skripsi kerap memerlukan waktu cukup panjang, mulai dari pengajuan judul hingga tahap akhir, sehingga memunculkan pertanyaan ketika beredar informasi mengenai proses yang dinilai lebih cepat.
“Saya sendiri sudah cukup lama menjalani bimbingan. Terkadang terkendala jadwal dosen, jadi ketika ada informasi seperti itu tentu menjadi pertanyaan,” ujar salah satu mahasiswa, Senin (12/4/2026).
Menanggapi hal tersebut, Presiden Mahasiswa IAIN Pontianak, Haris Ramadan, menyebut dinamika yang terjadi dipengaruhi oleh perbedaan persepsi di kalangan mahasiswa yang belum diimbangi dengan penjelasan resmi dari pihak kampus.
Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan akademik seharusnya disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi.
“Perbedaan teknis atau kebijakan bisa saja terjadi, namun penting untuk dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan asumsi di kalangan mahasiswa,” ujarnya.
Haris juga menekankan pentingnya prinsip keadilan dan konsistensi dalam sistem akademik. Menurutnya, seluruh mahasiswa berhak mendapatkan perlakuan yang sama sesuai dengan aturan yang berlaku.
Terkait isu yang berkembang, ia mengimbau mahasiswa untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya klarifikasi resmi.
“Kita harus bijak menyikapi informasi yang belum terkonfirmasi. Namun di sisi lain, kampus juga perlu memberikan penjelasan terbuka demi menjaga kepercayaan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) akan mengawal aspirasi mahasiswa dan berencana melakukan audiensi dengan pimpinan kampus guna meminta penjelasan resmi.
Mahasiswa berharap pihak kampus dapat memberikan klarifikasi yang transparan serta memastikan seluruh proses akademik berjalan adil dan konsisten bagi semua pihak. (ara)

Tinggalkan Balasan