Holding Perkebunan Nusantara Perkuat SDM Perkebunan melalui Sertifikasi Kompetensi Mandor Panen dan Mandor Pemeliharaan di PTPN IV Regional V
PONTIANAK – Sebagai wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Kompetensi bagi Mandor Panen dan Mandor Pemeliharaan pada 8–9 Juni 2026 di Aula Unit Group Kalimantan Barat, Meliau.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari unit kerja di wilayah Kalimantan Barat. Sebanyak 30 peserta mengikuti Sertifikasi Kompetensi Mandor Pemeliharaan, sementara Sertifikasi Kompetensi Mandor Panen diikuti sebanyak 31 peserta. Program ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memastikan tersedianya sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan mampu mendukung pencapaian kinerja operasional secara optimal dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan teknis sesuai bidang tugas masing-masing yang disampaikan oleh para narasumber berpengalaman, yaitu Masuddin, pensiunan Manajer PTPN Regional I, Heri Purwanto selaku SME PT LPP Agro Nusantara, serta Dr. Ir. Eko Murnianto dari LSP Presisi. Selain menerima materi teknis, peserta juga mengikuti uji kompetensi yang bertujuan untuk memastikan kesesuaian kemampuan kerja dengan standar kompetensi yang berlaku di industri perkebunan. Melalui sertifikasi kompetensi ini, perusahaan berharap dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan pekerjaan, produktivitas, serta efektivitas pengelolaan operasional di lapangan.
Dalam sambutannya, Business Support Head PTPN IV Regional V yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Manajer Kebun Gunung Meliau, Rachmadi, menekankan pentingnya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Ia berharap para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh untuk mendukung peningkatan kinerja serta keberhasilan proses bisnis perusahaan.
“Peningkatan kompetensi merupakan investasi penting bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan dan mencapai target yang telah ditetapkan. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, memahami materi yang disampaikan, serta mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Selain itu, saya juga mengimbau agar setiap peserta melakukan sharing knowledge kepada minimal dua orang rekan kerja di unit masing-masing, sehingga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta mendukung peningkatan kinerja dan keberhasilan proses bisnis PTPN IV Regional V,” ujar Rachmadi.
Lebih lanjut, Rachmadi menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi dan penerapan standar kerja yang baik memiliki peran penting dalam menjaga kualitas operasional di lapangan. Menurutnya, mutu panen yang terjaga akan memastikan produksi yang dikirim ke PKS memenuhi standar perusahaan, sehingga dapat mendukung pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan.
“Pekerjaan pemeliharaan juga harus dilaksanakan secara optimal karena menjadi fondasi bagi keberhasilan pekerjaan lainnya. Dengan kondisi tanaman yang terawat dengan baik, kegiatan pemupukan dapat dilakukan secara tepat sasaran, pelaksanaan panen berjalan lebih efektif, dan pengutipan brondolan dapat dimaksimalkan sehingga potensi kehilangan hasil dapat ditekan,” ujar Rachmadi.
PTPN IV Regional V terus berkomitmen untuk mengembangkan kompetensi dan kapabilitas insan perusahaan melalui berbagai program pembelajaran dan sertifikasi. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi sumber daya manusia yang berkelanjutan guna mewujudkan organisasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan serta dinamika industri perkebunan yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan