PONTIANAK – Komisi IV DPRD Kota pontianak, Anggi Febri Ardika merespon kasus salah satu influencer Pontianak, Riezky Kabah yang diduga menghina profesi guru, Sabtu (15/3).

Dalam pernyataannya, Anggi menyayangkan perbuatan Riezky Kabah yang menghina profesi guru dengan mengunggah kedalam sosial media miliknya sehingga menimbulkan kemarahan masyarakat dan meminta pihak kepolisian untuk memberikan efek jera agar kasus serupa tidak terulang kembali.

“Saya sangat menyangkan perbuatan Riezky Kabah, kalau bisa dia diberi efek jera supaya jangan sampai ada Riezky Riezky Kabah seperti ini yang melakukan keonaran di sosial media,” kata Anggi saat ditemui acara Grand Opening Rvsco.

Baca Juga : Korban Arisan Bodong di Sekadau Semakin Bertambah, Syamsul Jahidin : Jangan Sampai Suami Jadi Backingan

Anggi juga menyebut statement yang disampaikan Riezky Kabah dapat menimbulkan kericuhan masyarakat Kota Pontianak jika apa yang disebutkan tidak disertai bukti yang akurat.

“Ini sangat disayangkan sekali bahwa Riezky Kabah telah mencemarkan nama baik profesi guru di Kota Pontianak, jika Riezky Kabah membuat pernyataan tanpa disertai bukti nyata,” terang Anggi.Anggi berharap kepada Polda Kalbar agar kasus ini ditangani dengan bijak serta kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ia menambahkan kepada Guru maupun masyarakat yang merasa dirugikan dengan pernyataan Riezky Kabah dapat melakukan audensi ke Komisi IV DPRD Kota Pontianak.

“Kami berharap Guru ataupun masyarakat melakukan audensi ke kami DPRD Kota Pontianak untuk penanganan kasus seperti ini, kita beraudiensi jangan sampai kedepannya memberikan efek efek negatif bagi Kota Pontianak,” tutupnya.