Hadapi Arus Libur Nataru, Bandara Supadio Perkuat Layanan dan Pengamanan
PONTIANAK – Bandara Internasional Supadio Pontianak menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi peningkatan jumlah penumpang pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kesiapan tersebut dilakukan melalui pengoperasian Posko Terpadu Angkutan Udara Nataru serta penguatan koordinasi lintas instansi terkait.
Airport Quality & SMS Department Head Bandara Supadio, Idham Rahadian, mengatakan sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, mulai dari pengecekan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, kesiapan peralatan operasional, hingga pengaturan jam operasional bandara.
“Jam operasional Bandara Supadio berlangsung dari pukul 06.00 hingga 20.00 WIB. Namun, jika terjadi keterlambatan penerbangan dari bandara asal, kami siap menyesuaikan jam operasional agar pelayanan kepada penumpang tetap optimal,” ujar Idham, Kamis (18/12/2025).
Posko Terpadu Nataru melibatkan berbagai instansi, antara lain BMKG, Balai Kekarantinaan Kesehatan, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Karantina Kelautan dan Perikanan (KKP), serta maskapai penerbangan. Sinergi lintas sektor ini bertujuan memantau pergerakan penumpang sekaligus menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan selama masa libur akhir tahun.
Berdasarkan proyeksi pengelola bandara, puncak arus penumpang diperkirakan terjadi pada 21 Desember 2025, dengan jumlah penumpang harian mencapai 10.000 hingga 11.000 orang. Secara kumulatif, pergerakan penumpang diprediksi meningkat sekitar 14 persen, sedangkan pergerakan pesawat naik sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk penerbangan internasional, Bandara Supadio saat ini masih melayani rute Pontianak-Kuching dan Pontianak–Kuala Lumpur. Meski belum ada penambahan frekuensi penerbangan, tingkat keterisian penumpang pada rute tersebut diperkirakan meningkat selama periode Nataru.
Sementara itu, Branch Communication & CSR Department Head Bandara Supadio, M. Joko Wahyudi, menyampaikan bahwa dukungan layanan kesehatan juga disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat penumpang.
“Kami menyiapkan ambulans dari Balai Kekarantinaan Kesehatan serta layanan poliklinik di dalam terminal guna memastikan kesiapsiagaan layanan kesehatan selama periode Nataru,” jelas Joko.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Bandara Supadio optimistis mampu memberikan pelayanan penerbangan yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. (Ara)

Tinggalkan Balasan