Wabup Sukiryanto Tekankan Transparansi Pengadaan, Ingatkan Bahaya OTT di Kubu Raya
KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Jasa Konstruksi bertema “Penyelenggaraan E-Purchasing untuk Pekerjaan Konstruksi” yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Alimoer, Jalan Ahmad Yani II, Kecamatan Sungai Raya, Senin (15/9/2025).
Dalam sambutannya, Sukiryanto menegaskan pentingnya penerapan sistem pengadaan berbasis elektronik demi terciptanya transparansi dan akuntabilitas. Menurutnya, e-purchasing menjadi langkah strategis dalam mencegah praktik penyimpangan yang berpotensi menjerat pejabat daerah.
“Kegiatan ini merupakan sarana pembelajaran sekaligus komitmen kita untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. Saya tekankan, pengadaan harus berjalan sesuai aturan, bukan karena kedekatan pribadi,” ujarnya.
Sukiryanto juga mengingatkan bahwa penerapan sistem digital tidak sepenuhnya lepas dari risiko. Ia mencontohkan masih banyak kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah lain akibat lemahnya integritas. Karena itu, ia meminta seluruh peserta serius memanfaatkan pelatihan untuk memahami mekanisme e-katalog sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 46 Tahun 2025.
“E-purchasing adalah solusi untuk memangkas birokrasi dan menutup celah penyimpangan. Semua pihak, baik penyusun maupun penerima komitmen, harus menguasai sistem ini,” tegasnya.
Ia juga mendorong pelaku usaha lokal agar tidak hanya menjadi penonton dalam sistem digitalisasi pengadaan. “Kalau pihak luar bisa berjualan di e-katalog, pelaku usaha Kubu Raya juga harus bisa. Ini kesempatan agar UMKM kita ikut bersaing,” tambahnya.
Dengan luas wilayah 78 kali lebih besar dari Kota Pontianak namun anggaran yang terbatas, Sukiryanto menekankan perlunya efisiensi dan integritas tinggi.
“Jangan ada pemborosan, jangan ada mark-up. Presiden sudah jelas menyampaikan, praktik korupsi dalam pengadaan harus diberantas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan