Bank Kalbar Bukukan Laba Rp262,44 Miliar Semester I 2026, Aset Tembus Rp25,09 Triliun
PONTIANAK – Bank Kalbar mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I Tahun 2026 dengan membukukan pertumbuhan pada sejumlah indikator utama, mulai dari aset, dana pihak ketiga (DPK), penyaluran kredit, hingga laba perusahaan. Capaian tersebut menunjukkan ketahanan bisnis Bank Kalbar di tengah tantangan ekonomi yang masih membayangi sektor keuangan nasional.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, total aset Bank Kalbar mencapai Rp25,09 triliun, meningkat 2,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp24,53 triliun.
Pertumbuhan juga tercermin pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp18,86 triliun, atau naik 2,89 persen secara tahunan (year on year) dibandingkan posisi Juni 2025 sebesar Rp18,33 triliun. Peningkatan tersebut menjadi indikator terus tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Bank Kalbar.
Di sektor intermediasi, Bank Kalbar menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp18,09 triliun, meningkat 7,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp16,81 triliun. Pertumbuhan tersebut menunjukkan komitmen Bank Kalbar dalam mendukung pembiayaan sektor produktif dan aktivitas ekonomi di Kalimantan Barat.
Sementara itu, dari sisi profitabilitas, Bank Kalbar membukukan laba sebesar Rp262,44 miliar hingga akhir Juni 2026. Nilai tersebut meningkat 1,70 persen dibandingkan Semester I Tahun 2025.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Bank Kalbar serta dukungan para pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kepercayaan masyarakat yang terus diberikan kepada Bank Kalbar. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, Bank Kalbar masih mampu mencatatkan pertumbuhan positif pada berbagai indikator kinerja,” ujarnya.
Menurut Rokidi, pertumbuhan yang berhasil dicapai tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam menjaga fundamental bisnis, menerapkan prinsip kehati-hatian, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah.
Ke depan, Bank Kalbar akan terus memperkuat tata kelola perusahaan, memperluas layanan, serta meningkatkan kualitas bisnis agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan ini melalui penguatan fundamental bisnis, peningkatan kualitas layanan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta pengelolaan usaha yang sehat, pruden, dan berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis Bank Kalbar akan terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kalimantan Barat,” kata Rokidi.
Kinerja positif Semester I Tahun 2026 tersebut semakin mempertegas posisi Bank Kalbar sebagai bank pembangunan daerah yang tetap mampu menjaga stabilitas bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional melalui fungsi intermediasi, penghimpunan dana masyarakat, dan peningkatan layanan perbankan.

Tinggalkan Balasan