PONTIANAK – Sebanyak 1.500 jemaah haji asal Kota Pontianak dipastikan siap diberangkatkan pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi setelah seluruh dokumen perjalanan dinyatakan lengkap.

Kesiapan tersebut merupakan hasil koordinasi antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak dan Kementerian Haji dan Umrah Kota Pontianak dalam memastikan seluruh tahapan administratif berjalan lancar.

Kepala Kantor Imigrasi Pontianak, Sam Fernando, menyampaikan seluruh jemaah telah mengantongi visa haji sehingga tidak terdapat kendala pada aspek dokumen perjalanan.

“Koordinasi lintas instansi menjadi kunci untuk memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujarnya.

Keberangkatan jemaah dijadwalkan dimulai pada 5 Mei 2026 melalui embarkasi Batam. Sebelum berangkat ke Tanah Suci, para jemaah akan menjalani masa transit dan menginap selama satu hari di Batam.

Skema tersebut disiapkan guna memastikan kesiapan fisik dan administratif jemaah tetap optimal sebelum penerbangan internasional.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Pontianak, Muslimin, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan Imigrasi Pontianak untuk meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian bagi jemaah.

Ia menyebut koordinasi yang solid menjadi faktor utama dalam menjamin kelancaran proses penyelenggaraan ibadah haji.

Dengan persiapan yang matang, Pemerintah optimistis seluruh jemaah haji asal Pontianak dapat diberangkatkan sesuai jadwal dengan aman dan tanpa kendala berarti.