SIMALUNGUNSebagai bagian dari komitmen mendukung peningkatan kualitassumber daya manusia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan(TJSL), Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui SubholdingPTPN IV Regional 2 kembali menyalurkan beasiswa kepada 44 siswa berprestasidan kurang mampu di lingkungan Yayasan Pendidikan PTPN IV Regional 2.

Bantuan pendidikan tersebut diserahkan secara simbolis dalam SeremoniPenyerahan Bantuan Beasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu yang berlangsungdi Nagori Bah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Jumat (3/7/2026).

Region Head PTPN IV Regional 2, Budi Susanto, mengatakan pendidikanmerupakan fondasi penting dalam mencetak generasi unggul sekaligus mendukungpencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya tujuan keempattentang Pendidikan Berkualitas. Karena itu, PTPN IV Regional 2 memandangprogram beasiswa sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan generasimuda di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada siswa dan siswi yang telah menunjukkanprestasi membanggakan, sekaligus membantu anak-anak dari keluarga yang membutuhkan agar tetap memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikanyang berkualitas,” ujar Budi.

Sebanyak 44 penerima beasiswa berasal dari 11 sekolah di bawah naunganYayasan Pendidikan PTPN IV Regional 2. Masing-masing sekolah mengirimkanempat siswa yang dipilih berdasarkan prestasi akademik serta kondisi ekonomikeluarga. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat belajarsekaligus memberikan dukungan nyata bagi keberlangsungan pendidikan para penerima.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk terus mendukung PTPN IV Regional 2 sebagai bagian dari upayamembangun kesejahteraan bersama. Menurutnya, keberhasilan perusahaan akanmembuka ruang yang lebih luas bagi pelaksanaan berbagai program sosial, termasuk di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatankualitas hidup masyarakat sekitar.

“Kami berharap anak-anak ini kelak tumbuh menjadi generasi yang mampumemberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, bahkan berpeluang ikutmembangun PTPN IV di masa mendatang. Gunakan bantuan ini sebagai motivasiuntuk terus belajar, menjaga akhlak, menghormati guru dan orang tua, serta tidakpernah berhenti mengejar cita-cita,” kata Budi.

Pelaksana Harian Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2, HwinDwi Putera, menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut merupakan bagian dariimplementasi program TJSL yang secara konsisten dijalankan perusahaan di bidangpendidikan. Tahun ini, bantuan diberikan kepada 44 siswa yang berasal dari 11 sekolah di lingkungan Yayasan Pendidikan PTPN IV Regional 2.

Menurutnya, penentuan penerima dilakukan berdasarkan sejumlah pertimbangan, antara lain prestasi akademik dan kondisi ekonomi keluarga. Peningkatan kualitassumber daya manusia merupakan salah satu investasi jangka panjang yang terusdidorong perusahaan melalui berbagai program sosial.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhanpendidikan para siswa sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap proses belajar mereka. Perusahaan akan terus mendorong program-program TJSL yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikansebagai investasi jangka panjang bagi daerah,” ujar Hwin.

Seremoni penyerahan beasiswa turut dihadiri Camat Jawa Maraja Bah Jambi Sudiono, Pangulu Nagori Bah Jambi Yuki Murdiansyah, Kepala Sub Bagian TJSL Afni Ria Safitri, para kepala sekolah dan wakil kepala sekolah Yayasan Pendidikan PTPN IV Regional 2, serta seluruh siswa penerima beasiswa beserta orang tua.

Melalui implementasi program TJSL, PTPN Group terus memperkuat kontribusinyadalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah operasionalperusahaan. PTPN IV Regional 2 meyakini bahwa investasi di bidang pendidikanakan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan siapmenghadapi tantangan masa depan. “Kami percaya keterbatasan ekonomi tidakboleh menjadi penghalang bagi lahirnya generasi yang cerdas, berprestasi, dan memiliki cita-cita tinggi,” pungkas Hwin.