Holding Perkebunan Nusantara Mulai Musim Giling Tebu 2026, SGN Operasikan 33 Pabrik Gula di Seluruh Indonesia
SURABAYA – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Sub Holding SugarCo di bawah PT Perkebunan Nusantara III (Persero), resmi memulai pelaksanaan musim giling tahun 2026. Sebanyak 33 pabrik gula yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia akan beroperasi secara bertahap, menandai dimulainya salah satu momentum terpenting dalam industri gula nasional.
Musim giling merupakan tahapan strategis dalam rantai bisnis industri gula yang tidak hanya berfokus pada proses produksi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan upaya mewujudkan swasembada gula. Kegiatan ini melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari petani tebu, pekerja lapangan, hingga insan pabrik yang bersama-sama memastikan proses pengolahan tebu berjalan optimal.
Sekretaris Perusahaan PT SGN, Yunianta, menyampaikan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai persiapan secara optimal untuk menyambut musim giling tahun ini. Persiapan tersebut mencakup aspek operasional, kesiapan pabrik, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran proses giling di seluruh unit kerja.
“Musim giling adalah fase krusial yang menentukan capaian perusahaan dan kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar, didukung dengan kondisi cuaca yang bersahabat agar rendemen dan produktivitas dapat maksimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yunianta mengajak seluruh insan SGN untuk terus menjaga semangat, disiplin, dan kolaborasi selama musim giling berlangsung. Menurutnya, keberhasilan musim giling tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari kemampuan perusahaan dalam menjaga kualitas, efisiensi, serta keberlanjutan operasional.
“Musim giling adalah fase krusial yang menentukan capaian perusahaan dan kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar, didukung dengan kondisi cuaca yang bersahabat agar rendemen dan produktivitas dapat maksimal,” ujarnya.
Dengan dimulainya musim giling 2026, PT SGN kembali menegaskan komitmennya sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara dalam mendukung penguatan industri gula nasional. Melalui optimalisasi operasional pabrik gula, peningkatan produktivitas, dan sinergi bersama petani tebu, perusahaan terus berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan kebutuhan gula nasional serta pencapaian target swasembada gula.
Di balik beroperasinya puluhan pabrik gula dan aktivitas pengolahan yang berlangsung di berbagai daerah, tersimpan semangat kolektif untuk terus mendorong kemajuan sektor agroindustri nasional. Setiap proses yang dijalankan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Holding Perkebunan Nusantara dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan kemandirian bangsa di sektor gula.

Tinggalkan Balasan