KUBU RAYA – Kepemimpinan di Polres Kubu Raya resmi berganti. AKBP Rensa S. Aktadivia kini menjabat sebagai Kapolres Kubu Raya menggantikan AKBP Kadek Ary Mahardika, yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Sanggau.

Pergantian kepemimpinan tersebut ditandai dengan pelaksanaan tradisi Welcome and Farewell Parade di Mapolres Kubu Raya, Kamis (30/7/2026). Prosesi ini menjadi bagian dari regenerasi organisasi Polri sekaligus memastikan kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Kadek Ary Mahardika mengatakan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk memperkuat institusi melalui regenerasi kepemimpinan.

“Tradisi ini mencerminkan kesinambungan kepemimpinan, soliditas organisasi, serta komitmen bersama untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kadek.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Kubu Raya atas dedikasi dan kerja sama selama dirinya memimpin. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kolaborasi seluruh anggota, bukan semata-mata keberhasilan seorang pimpinan.

“Saya dan keluarga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin masih terdapat kekurangan. Semua keberhasilan yang dicapai merupakan hasil kerja keras seluruh anggota,” katanya.

Mengawali masa tugasnya sebagai Kapolres Kubu Raya, AKBP Rensa S. Aktadivia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Ia menyampaikan penghargaan kepada pendahulunya atas berbagai capaian selama memimpin Polres Kubu Raya.

“Semoga pengabdian beliau menjadi amal ibadah dan sukses mengemban amanah di tempat tugas yang baru,” ujar Rensa.

Menghadapi musim kemarau, Rensa menetapkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai salah satu fokus utama jajarannya. Ia menginstruksikan seluruh personel meningkatkan patroli di wilayah rawan, memperkuat deteksi dini, serta mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

Menurutnya, keberhasilan pencegahan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, perusahaan, hingga masyarakat peduli api.

Selain penanganan karhutla, AKBP Rensa juga memberi perhatian terhadap persoalan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Simpang Brimob dan Simpang Kapur.

Ia meminta jajaran Satuan Lalu Lintas bersama Polsek terkait mengoptimalkan pengaturan arus kendaraan, melakukan rekayasa lalu lintas sesuai kondisi di lapangan, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Sebagai pedoman pelaksanaan tugas, AKBP Rensa menginstruksikan seluruh personel Polres Kubu Raya untuk terus mengimplementasikan konsep Polri Presisi melalui pelayanan yang cepat, profesional, transparan, dan akuntabel.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui pelayanan yang konsisten, profesional, dan penuh tanggung jawab. Karena itu mari kita terus menjaga kekompakan serta bekerja dengan tulus demi memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Kubu Raya,” tegas AKBP Rensa S. Aktadivia.

Dengan pergantian kepemimpinan tersebut, Polres Kubu Raya diharapkan semakin memperkuat kualitas pelayanan publik, meningkatkan efektivitas penanganan karhutla, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kubu Raya.