Perpustakaan Kota Pontianak Hadirkan Ruang Baca Ramah Disabilitas dan Lansia
PONTIANAK – Perpustakaan Kota Pontianak yang baru diresmikan menghadirkan ruang baca khusus yang ramah bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia). Fasilitas tersebut disiapkan di gedung perpustakaan baru yang berlokasi di Jalan Ampera, sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan perpustakaan yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan Kota Pontianak, Rendrayani, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas, meskipun hingga kini belum terdapat kunjungan dari kelompok tersebut.
“Untuk disabilitas, fasilitasnya sudah kami siapkan. Namun sementara ini memang belum ada kunjungan dari penyandang disabilitas,” kata Rendrayani, Sabtu (3/1/2026).
Ia menjelaskan, ruang baca khusus tersebut dilengkapi dengan meja baca yang ergonomis, ruangan yang nyaman, serta koleksi bahan bacaan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, baik lansia maupun disabilitas.
“Untuk ruang baca disabilitas, kami siapkan meja dan ruangan khusus untuk lansia dan disabilitas. Selain itu, tersedia koleksi buku Braille serta buku-buku umum terbaru,” ujarnya.
Menurut Rendrayani, Perpustakaan Kota Pontianak saat ini memiliki ratusan koleksi buku Braille yang dapat diakses masyarakat. Total terdapat 326 judul buku Braille dengan berbagai tema.
“Daftar judul buku Braille dapat diakses melalui website Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak. Masyarakat juga bisa melakukan pemesanan buku secara online melalui layanan Bobo Plus, sehingga saat datang ke perpustakaan buku sudah siap diambil,” jelasnya.
Sementara itu, bagi kelompok lansia, koleksi buku yang disediakan difokuskan pada tema kesehatan, pengayaan diri, ketenangan jiwa, serta buku-buku keagamaan.
“Untuk lansia, koleksinya lebih banyak tentang kesehatan, pengayaan diri, ketenangan jiwa, dan agama. Semua itu sudah kami siapkan,” tambahnya.
Terkait pengelolaan gedung baru, Rendrayani menyebut layanan yang ada saat ini telah dioptimalkan sesuai kemampuan. Ke depan, pihaknya akan terus melakukan pembenahan, termasuk penambahan layanan, penataan jam operasional, serta penyediaan rambu-rambu informasi layanan.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, termasuk penataan jam operasional dan rambu layanan agar semakin tertib dan nyaman bagi pengunjung,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat Kota Pontianak untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan dengan mendaftarkan diri sebagai anggota. Proses pendaftaran dinilai mudah dan tidak berbelit.
“Warga Kota Pontianak cukup membawa kartu identitas. Sementara warga luar kota, seperti mahasiswa, dapat melampirkan keterangan domisili tinggal di Pontianak untuk menjadi anggota perpustakaan,” pungkas Rendrayani.

Tinggalkan Balasan