PONTIANAK – Karnaval Keimigrasian 2025 yang digelar pada 15–16 November 2025 di Megamall Ayani Pontianak tidak hanya menghadirkan layanan keimigrasian terpadu, tetapi juga memberikan dampak sosial melalui penyediaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 300 pengunjung. Layanan medis ini menjadi salah satu agenda yang paling diminati karena mudah diakses dan tersedia langsung di area acara.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Imigrasi tidak hanya melalui layanan administrasi, tetapi juga melalui aksi nyata yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Pemeriksaan kesehatan gratis ini adalah wujud kepedulian kami pada momentum Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujarnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sam Fernando, menambahkan bahwa layanan kesehatan tersebut dirancang untuk menjangkau pengunjung dari berbagai kalangan.

“Sebanyak 300 warga mendapatkan layanan cek kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, konsultasi medis, hingga edukasi kesehatan. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan ini menegaskan pentingnya kegiatan sosial seperti ini,” jelasnya.

Selain layanan kesehatan, Karnaval Keimigrasian 2025 juga menghadirkan Booth Paspor, Layanan Informasi Keimigrasian, Layanan Izin Tinggal WNA, Pameran Karya Warga Binaan Pemasyarakatan, Pameran UMKM, serta Talkshow Keimigrasian.

Program kesehatan gratis menjadi salah satu kegiatan yang paling mendapat perhatian karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Imigrasi dalam memperingati Hari Bakti Kemenimipas ke-1.