PONTIANAKPTPN IV Regional V menunjukkan kepedulianterhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan menyalurkan berbagai bantuanuntuk mendukung kebutuhan petugas dalam penanganankarhutla. Bantuan tersebut berupa susu steril, minumanmultivitamin, air mineral, suplemen, tetes mata, masker N95, masker respirator, senter kepala, serta kacamata pelindung(goggles).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh UnggulPamungkas, Asisten TJSL yang mewakili Manajemen PTPN IV Regional V, kepada Daniel selaku Ketua Satgas InformasiBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ProvinsiKalimantan Barat. Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Adi Sucipto, pada Senin (24/8/2026).

Pada hari yang sama, PTPN IV Regional V juga menyalurkanbantuan serupa kepada BPBD Kabupaten Sanggau, BPBD Kabupaten Landak, serta BPBD Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganankebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmenPTPN IV Regional V untuk hadir dan memberikan dukungandalam penanganan dampak karhutla. Bantuan tersebutditujukan untuk membantu menjaga kesehatan dan keselamatan petugas yang bertugas di lapangan, sekaligusmendukung kebutuhan masyarakat yang terdampak kabutasap.

Ketua Satgas Informasi Badan Penanggulangan BencanaDaerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat, Daniel menyambut baik bantuan yang diberikan PTPN IV Regional V. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukunganperusahaan di tengah tingginya aktivitas penanganankebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.

“Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan bantuan dariPTPN IV Regional V. Bantuan ini sangat dibutuhkan oleh kawan-kawan di lapangan yang bekerja keras setiap hariuntuk memadamkan api. Dengan adanya bantuan ini, petugaskami di lapangan tentu akan sangat terbantu. Selain itu, sebagian bantuan juga akan kami salurkan kepada masyarakatyang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Daniel menyampaikan bahwa bantuan tersebutjuga akan dilaporkan kepada Gubernur Kalimantan Barat selaku penanggung jawab utama dalam penyelenggaraanpenanggulangan bencana di daerah, termasuk dalampenanganan kebakaran hutan dan lahan.

Ia menilai dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, sangat penting dalam memperkuat upaya penanganankarhutla, baik dalam mendukung petugas di lapangan maupunmembantu masyarakat yang terdampak kabut asap.

Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, mengatakan bahwakepedulian dan dukungan terhadap masyarakat serta para petugas di lapangan merupakan bagian dari tanggung jawabbersama, termasuk dunia usaha, dalam merespons kondisiyang tengah dihadapi masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

“Kita sangat prihatin atas kejadian ini. Karhutla tidak hanyaberdampak terhadap kesehatan masyarakat akibat kabut asap, tetapi juga mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, termasuk proses belajar anak-anak,” ujar Sudarma Bhakti Lessan.

Menurutnya, musim kemarau yang cukup panjangmeningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan(karhutla). Karena itu, PTPN IV Regional V terusmemperkuat langkah-langkah pencegahan serta meningkatkankewaspadaan seluruh insan perusahaan dalam menjalankanaktivitas operasional di lapangan.

Perusahaan juga secara konsisten mengingatkan seluruhkaryawan untuk mematuhi ketentuan terkait pencegahankebakaran, termasuk larangan melakukan pembakaran dalambentuk apa pun serta tidak membuang puntung rokoksembarangan yang berpotensi memicu kebakaran.

Selain melakukan langkah-langkah pencegahan, PTPN IV Regional V juga terus meningkatkan kesiapsiagaan sumberdaya manusia dalam menghadapi potensi karhutla. Salah satunya melalui pelatihan dan peningkatan kompetensipenanggulangan kebakaran hutan dan lahan denganmelibatkan Manggala Agni.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, PTPN IV Regional V berharap dapat turut meringankan beban masyarakat yang terdampak sekaligus mendukung upaya pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan karhutla di Kalimantan.