Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Tata Kelola, KPBN Gelar FGD Tata Niaga Perpajakan CPO
JAKARTA – Sebagai bagian dari komitmen memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan budaya kepatuhan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Tata Niaga Perpajakan Crude Palm Oil (CPO), Kamis (2/7), di Kantor Pusat PT KPBN, Jakarta.
Kegiatan ini menghadirkan Tim SAR Tax Management Consultant serta diikuti oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Business Support PT KPBN Indaruwati Trivista Andarini, SEVP Operation PT KPBN Muhammad Zulham Rambe, dan perwakilan dari berbagai bagian terkait. FGD menjadi forum strategis untuk memperkuat pemahaman mengenai implementasi aspek perpajakan dalam tata niaga CPO sekaligus membangun kesamaan persepsi terhadap perkembangan regulasi yang berlaku.
Dalam sesi diskusi, para peserta membahas berbagai ketentuan perpajakan yang berkaitan dengan proses bisnis perdagangan CPO, tantangan implementasi di lapangan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung kepatuhan terhadap regulasi perpajakan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KPBN dalam mendukung agenda transformasi Holding Perkebunan Nusantara melalui penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas insan perusahaan, serta penerapan praktik bisnis yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Melalui penyelenggaraan FGD ini, KPBN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat implementasi GCG, membangun compliance culture, serta mendukung pengelolaan tata niaga komoditas yang berintegritas. Sinergi dengan para ahli dan pemangku kepentingan diharapkan mampu memastikan setiap proses bisnis berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga menciptakan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara.

Tinggalkan Balasan