Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset, Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) Kunjungi PTPN IV Regional VII
LAMPUNG – Dalam rangka memperkuat strategi operasional serta meningkatkan kinerja produksi kebun, tim Operational Strategic Advisory (OSA) dari Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) melaksanakankunjungan kerja ke PTPN IV Regional VII. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pendampingan strategis guna memastikan implementasi program peningkatanproduktivitas berjalan optimal di tingkat operasional.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran manajemenregional, termasuk Region Head PTPN IV Regional VII Denny Ramadhan, Operation Head PTPN IV Regional VII Budi Susilo, serta para pimpinan unit kebun dan pabrik. Kehadiran tim OSA menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara holding dan regional dalam mendorong pencapaian target produksi perusahaan.
Dalam sambutannya, Region Head Denny Ramadhan menyampaikan penghargaan atas kehadiran tim OSA yang dinilai sebagai sumber pembelajaran berharga bagiseluruh insan planters di Regional VII.
“Kita kedatangan dua legenda perkebunan yang telahmemberikan kontribusi terbaik bagi PT Perkebunan Nusantara. Oleh karena itu, saya berharap seluruh rekan-rekan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu, pengalaman, serta wawasan yang dibagikan, sehingga dapat diimplementasikan dalam operasional sehari-hari,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Amal Bakti Pulungan selakuOperational Strategic Advisory (OSA) menyampaikanapresiasi atas perkembangan kinerja operasional di Regional VII. Ia menilai bahwa terdapat tren positif, khususnya dalam kondisi tanaman, yang menunjukkanadanya perbaikan pengelolaan di lapangan.
“Saya mengapresiasi bapak-bapak di Regional VII. Sejakpertama kali saya datang hingga beberapa kunjunganberikutnya, terlihat adanya tren positif, khususnya pada kondisi tanaman yang semakin baik,” ungkapnya.
Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa kondisiharga komoditas yang saat ini relatif tinggi berpotensimeningkatkan risiko kehilangan produksi akibat pencurian. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pengamananaset produksi di seluruh unit kebun.
“Harga yang tinggi saat ini juga berkolerasi denganmeningkatnya potensi kehilangan produksi. Untuk itu, saya minta agar seluruh jajaran dapat menjaga denganbaik produksi yang ada di kebun kita, sehingga tidakterjadi kebocoran yang dapat merugikan perusahaan,” tegasnya.
Sementara itu, Ahmad Haslan Saragih dalam pemaparannya menekankan pentingnya langkah strategisdalam menjaga dan meningkatkan produktivitas tanamandi tahun 2026. Ia menyoroti perlunya percepatan program nutrient catch up melalui pemupukan yang merata dan tepat sasaran.
“Di tahun 2026 ini, kita wajib mengeksekusi nutrient catch up melalui pemupukan yang merata sesuai target, sertapemberian tandan kosong pada tanaman. Hal ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan produksi,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesiapanmenghadapi panen puncak yang diperkirakan akan terjadidalam waktu dekat. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah melakukan pemetaan ulang tenagapemanen guna memastikan rotasi panen berjalan optimal.
“Lakukan kembali pemetaan pemanen sebagai persiapanmenghadapi panen puncak, sehingga rotasi panen dapatberjalan sesuai target dan tidak terjadi keterlambatan,” tambahnya.
Tidak kalah penting, Ahmad Haslan Saragih juga mengingatkan perlunya pengelolaan penyakit tanaman, khususnya Ganoderma, yang dapat berdampak signifikanterhadap produktivitas jika tidak ditangani dengan baik.
“Lakukan manajemen Ganoderma dengan baik agar tanaman yang kita rawat tetap sehat dan terhindar darihama penyakit yang dapat mengancam produksi,” tegasnya.
Kunjungan tim OSA ini menjadi bagian dari upayapenguatan fungsi pengawasan dan pendampinganstrategis dari holding kepada unit operasional di daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran di PTPN IV Regional VII dapat mengimplementasikan arahan yang diberikan secara optimal guna meningkatkanproduktivitas, menjaga aset perusahaan, sertamemperkuat kinerja operasional secara berkelanjutan.
Dengan sinergi yang kuat antara holding dan regional, PTPN IV Regional VII optimistis dapat terus mencatatkantren kinerja yang positif serta memberikan kontribusimaksimal bagi pencapaian target perusahaan secarakeseluruhan.

Tinggalkan Balasan