KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, pelaksanaan tahun ini berlangsung lebih meriah dan menunjukkan tingginya semangat kebersamaan seluruh daerah di Kalimantan Barat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ria Norsan usai menghadiri rangkaian kegiatan HKG PKK dan BBGRM di Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (29/7/2026).

“Alhamdulillah, dari beberapa kali pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat maupun Hari Kesatuan Gerak PKK, tahun ini menjadi salah satu yang paling semarak. Suasananya luar biasa dan partisipasi seluruh daerah sangat baik,” ujar Ria Norsan.

Gubernur mengaku bersyukur karena seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat mengirimkan perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran seluruh daerah mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat peran keluarga, pemberdayaan masyarakat, serta membangun budaya gotong royong.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya selaku tuan rumah beserta seluruh panitia yang dinilai berhasil menyelenggarakan kegiatan dengan baik, tertib, dan lancar.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan sangat baik sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan sukses,” katanya.

Ria Norsan berharap peringatan HKG PKK dan BBGRM tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum memperkuat implementasi berbagai program pemberdayaan masyarakat yang langsung dirasakan manfaatnya.

Menurutnya, seluruh kader PKK di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

“Kami berharap seluruh jajaran PKK setelah kembali ke daerah masing-masing mampu mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara optimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat, termasuk Gerakan PKK yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam bidang pendidikan keluarga, kesehatan, ketahanan pangan, ekonomi keluarga, hingga pelestarian lingkungan.

Menurut Ria Norsan, apabila seluruh program tersebut dijalankan secara konsisten, maka akan semakin memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat secara berkelanjutan.

Momentum HKG PKK dan BBGRM 2026, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong, kebersamaan, dan kolaborasi merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.