PalmCo Tawarkan Beasiswa Komprehensif, Buka Akses Pendidikan dan Karier bagi Mahasiswa Kurang Mampu
JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo), anak usaha dari Holding Perkebunan PTPN III (Persero), meluncurkan program beasiswa penuh bertajuk PalmCo Scholarship. Inisiatif ini tidak hanya mencakup pembiayaan kuliah selama empat tahun, tetapi juga memberikan pelatihan vokasi serta peluang karier di perusahaan bagi para penerimanya.
Sejak mulai digulirkan pada penghujung 2024, PalmCo Scholarship telah memberikan manfaat kepada 20 mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia. Program ini menanggung biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta memberikan tunjangan hidup bulanan, dengan total dukungan senilai Rp1,9 miliar.
Direktur Utama PalmCo, Jatmiko Santosa, dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Minggu (1/6), menyebut bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan generasi muda, khususnya yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah.
“Selain memberikan dukungan finansial selama delapan semester, kami juga membekali para penerima dengan pelatihan keterampilan dan pengembangan diri. Harapannya, mereka akan siap bersaing di dunia kerja yang kompetitif,” kata Jatmiko.
Ia juga menuturkan rencana ke depan untuk memperluas cakupan program. “Kami berharap lulusan terbaik nantinya bisa bergabung bersama PalmCo untuk membangun negeri melalui sektor industri,” tambahnya.
Beberapa penerima manfaat menceritakan bagaimana beasiswa ini membawa perubahan signifikan dalam hidup mereka. Talitha Azmi Noviansyah, mahasiswi Akuntansi dari Universitas Riau, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut memberinya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan yang sempat diragukan karena keterbatasan ekonomi.
“Dengan latar belakang keluarga sederhana dan pendapatan orang tua yang terbatas, saya sempat pesimis bisa kuliah. Beasiswa dari PalmCo memberi saya harapan dan kepercayaan diri untuk mengejar masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Senada dengan Talitha, Muhammad Fais Syaifullah dari Universitas Tanjungpura, Pontianak, menyampaikan bahwa ia nyaris memilih langsung bekerja setelah SMA. “Dengan bantuan biaya pendidikan dan tunjangan hidup Rp1,5 juta per bulan, saya kini bisa fokus menimba ilmu dan mengembangkan potensi diri,” jelasnya.
Cerita serupa juga datang dari Fadil, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Andalas, yang menyebut bahwa program ini menjadi jembatan menuju cita-citanya. “Selain dukungan dana, pelatihan vokasi yang disediakan sangat penting untuk bekal masa depan saya,” ungkapnya.
Sementara itu, Alifa Alyanathasya dari Universitas Syiah Kuala menyoroti aspek pengembangan diri dalam program ini. “Tidak hanya bantuan biaya, tetapi juga pelatihan dan seminar membuat saya merasa siap menghadapi dunia profesional. Saya ingin membuktikan bahwa latar belakang ekonomi bukan penghalang untuk sukses,” tuturnya.
Apresiasi terhadap PalmCo Scholarship juga datang dari kalangan akademisi. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, Ph.D., dalam sebuah talkshow bersama jurnalis senior Andi F. Noya, menyebut program ini sebagai bentuk sinergi yang efektif antara pendidikan dan dunia industri.
“PalmCo Scholarship bukan hanya membantu dari sisi akademik, tapi juga mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja melalui pelatihan praktis. Ini bisa menjadi model kolaborasi yang patut dicontoh perusahaan lain,” ujar Prof. Stella.
Ia berharap inisiatif serupa dapat berkembang luas untuk mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) nasional yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Tinggalkan Balasan