FSPBUN dan PTPN III (Persero) Tandatangani PKB Induk 2026–2027 Disaksikan Menteri Ketenagakerjaan RI
JAKARTA – Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) bersama PT Perkebunan Nusantara III (Persero) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Induk Periode 2026–2027 pada hari Kamis, 28 Agustus 2025, bertempat di AgroPlaza, Lantai 18, Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-2 No.1, Jakarta Selatan.
Penandatanganan PKB Induk merupakan payung hukum hubungan industrial antaraFSPBUN dan PTPN III (Persero) yang mengatur hak dan kewajiban kedua belah pihak secaraberimbang, sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan hubunganindustrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di lingkungan perusahaan perkebunannegara.
Acara penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., yang memberikan apresiasi atas sinergi antaraperusahaan dan serikat pekerja dalam menjaga stabilitas hubungan industrial di sektorperkebunan.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Utama PTPN III (Persero), DenaldyMulino Mauna, bersama jajaran manajemen, serta unsur Pengurus Harian FSPBUN.
Ketua Umum FSPBUN, Asmanuddin Sinaga, mengapresiasi kehadiran Menteri Ketenagakerjaan RI serta dukungan penuh manajemen dalam proses perundingan PKB Induk2026–2027.
“Perundingan berjalan dinamis namun tetap dalam semangat kemitraan. FSPBUN selalumemperjuangkan hak pekerja dengan memperhatikan keberlanjutan perusahaan, karenakeseimbangan inilah kunci keberhasilan bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmen FSPBUN untuk terus mendorong peningkatan kinerja, menjagakomunikasi, serta memastikan seluruh kesepakatan dalam PKB Induk dilaksanakan denganpenuh tanggung jawab.
Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, dalam sambutannyamenegaskan pentingnya sinergi antara manajemen dan serikat pekerja sebagai kuncikeberhasilan perusahaan. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Federasi SerikatPekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) yang selama ini telah menjaga hubungan industrial tetap harmonis dan produktif.
“Atas nama manajemen PTPN III (Persero), kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada FSPBUN yang senantiasa mengedepankankomunikasi terbuka, sehat, dan konstruktif dalam menjalin kemitraan. Sinergi ini telahmenjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas hubungan industrial, meningkatkanproduktivitas, sekaligus mendorong kesejahteraan pekerja serta keberlanjutan perusahaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Denaldy menekankan bahwa semangat kebersamaan antara manajemen dan serikat pekerja bukan hanya menjadi kekuatan untuk menghadapi tantangan, tetapi juga modal besar dalam membawa PTPN menuju transformasi yang lebih maju.
“Kami berharapkolaborasi yang sudah terjalin baik ini dapat terus dipertahankan dan bahkan semakin kuat di masa mendatang,” tutupnya.
Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan pentingnya peran strategis serikat pekerja dalam mendukungkeberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan. Menurut beliau, serikatpekerja bukan hanya sekadar mitra dalam dialog sosial, melainkan juga bagian dari kekuatanyang memiliki tujuan sejalan dengan perusahaan, yaitu memastikan usaha dapat berjalansecara berkelanjutan, memberikan keuntungan, serta meningkatkan kesejahteraan pekerja.
“Keberlangsungan usaha hanya bisa terwujud apabila pekerja dan pengusaha memilikikomitmen yang sama untuk mencapai cita-cita bersama. Oleh karena itu, saya menekankanagar peran serikat pekerja tidak hanya terbatas pada fungsi advokasi, tetapi juga diarahkanuntuk mendorong produktivitas, melahirkan inovasi, dan menciptakan ekosistem kerja yang sehat serta adaptif. Harus kita ingat, produktivitas perusahaan selalu diawali dariproduktivitas pekerjanya,” ujar Prof. Yassierli.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan penyerahan cendera mata dari Federasi SerikatPekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) kepada Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., dan kepada Direktur Utama PTPN III (Persero), Bapak DenaldyMulino Mauna. Penyerahan cendera mata dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum FSPBUN, Asmanuddin Sinaga, sebagai ungkapan penghargaan dan simbol sinergi yang terusterjalin antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah.
Dengan ditandatanganinya PKB Induk 2026–2027, FSPBUN dan PTPN III (Persero) meneguhkan komitmen bersama dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta memperkuat daya saing BUMN Perkebunan untukIndonesia Maju. Perkebunan dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional melaluipeningkatan kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan usaha.

Tinggalkan Balasan