Bank Kalbar Dukung Gema Membangun Desa 2026, Perkuat Digitalisasi dan Ekonomi Desa Teluk Batang
KAYONG UTARA – Bank Kalbar menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melalui partisipasi pada Gema Membangun Desa (GMD) Ke-3 Tahun 2026 yang digelar di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan perbankan dan digitalisasi keuangan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Desa Teluk Batang merupakan salah satu kawasan strategis di Kabupaten Kayong Utara. Berada di wilayah pesisir, desa ini memiliki pelabuhan laut, Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Batang, aktivitas perdagangan, sektor perikanan, kuliner hasil laut, serta menjadi jalur mobilitas masyarakat menuju sejumlah wilayah di Kabupaten Kayong Utara.
Berdasarkan Indeks Desa Tahun 2025, Desa Teluk Batang berstatus Desa Mandiri dengan nilai 91,34, tertinggi di Kecamatan Teluk Batang. Meski demikian, desa tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pengembangan sektor pariwisata yang belum sepenuhnya pulih pascapandemi Covid-19.
Pelaksanaan Gema Membangun Desa tahun ini menjadi momentum untuk mendorong penguatan kelembagaan ekonomi desa, pengembangan UMKM, perluasan akses pasar, serta optimalisasi potensi wisata dan ekonomi pesisir melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Kalbar menghadirkan layanan perbankan secara langsung kepada masyarakat, termasuk layanan transaksi dan digitalisasi keuangan yang diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan di wilayah pedesaan.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan partisipasi Bank Kalbar dalam Gema Membangun Desa merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Bank Kalbar ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat desa agar semakin produktif dan mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki. Melalui digitalisasi dan pelayanan perbankan yang kami hadirkan secara langsung, kami berharap masyarakat Teluk Batang semakin mudah mengakses layanan keuangan dan dapat memanfaatkannya untuk mendukung aktivitas usaha,” ujar Rokidi.
Menurut Rokidi, Desa Teluk Batang memiliki potensi besar di sektor perikanan, perdagangan, kuliner, hingga pariwisata. Potensi tersebut perlu didukung dengan penguatan kelembagaan, akses pembiayaan, serta perluasan pasar agar mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami melihat desa memiliki potensi yang besar untuk tumbuh. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dikelola secara konsisten, memiliki pasar, dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Bank Kalbar siap mendukung melalui layanan dan ekosistem keuangan agar geliat ekonomi desa terus berkembang,” katanya.
Bank Kalbar berharap pelaksanaan Gema Membangun Desa tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu menghasilkan tindak lanjut yang nyata dalam memperkuat BUMDes, mengembangkan UMKM, meningkatkan sektor pariwisata, serta membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Desa Teluk Batang diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi pesisir yang dimiliki sehingga menjadi desa yang semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan