PONTIANAK – Sebanyak 22 siswa Bimbingan Belajar (Bimbel) Kedinasan IQ ROOM berhasil lolos hingga tahap Penentuan Akhir (Pantukhir) seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2026. Jumlah tersebut menjadi bagian dari 47 peserta asal Kalimantan Barat yang berhasil mencapai tahapan seleksi tingkat pusat.

Capaian ini menjadi salah satu hasil perjuangan para peserta IQ ROOM dalam mengikuti rangkaian seleksi masuk sekolah kedinasan. Tidak hanya memberikan pembekalan selama persiapan di daerah, IQ ROOM juga melanjutkan pendampingan secara langsung hingga tahap seleksi pusat di Jatinangor, Jawa Barat.

CEO Bimbel Kedinasan IQ ROOM, Sekar Arrum, mengatakan pihaknya turut berangkat dari Pontianak untuk mendampingi para siswa selama mengikuti rangkaian seleksi Pantukhir IPDN 2026.

Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bentuk komitmen IQ ROOM dalam memberikan dukungan kepada siswa, mulai dari persiapan seleksi hingga menghadapi tahapan akhir di tingkat pusat.

“Hari ini kami dari Bimbel Kedinasan IQ ROOM akan berangkat untuk membimbing langsung siswa-siswa kami. Jadi, pendampingan tidak hanya dilakukan di daerah, tetapi juga akan kami lanjutkan sampai tahapan pusat IPDN di Jatinangor,” ujar Sekar Arrum, Jumat (30/10/2026).

Ia menjelaskan, sebanyak 21 siswa IQ ROOM akan mendapatkan pendampingan langsung selama menjalani tahapan Pantukhir di tingkat pusat.

Sekar mengingatkan bahwa lolos ke Pantukhir belum berarti peserta dinyatakan diterima sebagai praja IPDN. Masih terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum pengumuman kelulusan akhir.

Tahapan tersebut meliputi tes kesehatan jiwa (keswa), pemeriksaan kesehatan lanjutan, wawancara, hingga tes kesamaptaan. Seluruh peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi setiap tahapan.

“Masih banyak tahapan yang harus dilalui untuk bisa lolos menjadi praja IPDN. Kami tentu mendoakan agar seluruh 21 siswa Bimbel Kedinasan IQ ROOM diberikan kelancaran dan nantinya bisa lolos serta ditetapkan menjadi praja IPDN tahun 2026,” ungkapnya.

Selain persiapan fisik dan mental, Sekar juga mengingatkan para siswa agar menjaga kesehatan serta tetap fokus selama mengikuti proses seleksi.

Ia berpesan agar seluruh peserta tidak mudah menyerah, menjalani setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, serta selalu meminta doa dan restu orang tua.

“Pesan saya, semoga semuanya diberikan kelancaran dan terus semangat. Jangan pernah berhenti berjuang, jalani setiap tahapan dengan baik, jaga kesehatan, dan jangan lupa selalu meminta doa restu orang tua,” pesannya.

IQ ROOM berharap para siswa yang telah mencapai tahap Pantukhir dapat menyelesaikan seluruh rangkaian seleksi dengan hasil terbaik. Keberhasilan mereka diharapkan menjadi kebanggaan keluarga sekaligus membawa nama Kalimantan Barat dalam seleksi penerimaan praja IPDN 2026.