Nobar Piala Dunia FIFA 2026 di Pontianak Meriah, Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Perkuat Persatuan
PONTIANAK – Ribuan masyarakat memadati halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) perebutan juara ketiga Piala Dunia FIFA 2026, Minggu dini hari (19/7/2026). Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat itu berlangsung meriah dan menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Suasana penuh antusias tampak sejak sebelum pertandingan dimulai. Warga dari berbagai usia berkumpul menikmati laga sepak bola dunia sambil bersilaturahmi dalam suasana yang tertib, aman, dan penuh keakraban.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat Erlina Ria Norsan turut hadir dan berbaur bersama masyarakat menyaksikan jalannya pertandingan.
Menurut Ria Norsan, sepak bola memiliki kekuatan menyatukan masyarakat tanpa memandang latar belakang, sehingga kegiatan nobar menjadi salah satu media untuk mempererat hubungan sosial sekaligus memperkuat rasa persatuan.
“Sepak bola adalah olahraga yang mampu menyatukan semua kalangan. Melalui kegiatan ini kita tidak hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan sebagai masyarakat Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan yang menghadirkan ruang interaksi positif sangat dibutuhkan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pun berkomitmen menghadirkan lebih banyak kegiatan yang memberikan manfaat sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain menjadi hiburan bagi warga, kegiatan nobar juga memberi dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah stan kuliner dan produk lokal yang berada di sekitar lokasi dipadati pengunjung sepanjang acara berlangsung.
Ria Norsan menegaskan, setiap kegiatan pemerintah diharapkan mampu memberikan efek berganda bagi masyarakat, termasuk membuka peluang ekonomi bagi para pelaku UMKM.
“Kami ingin setiap kegiatan pemerintah memberikan manfaat yang lebih luas. Masyarakat memperoleh hiburan, sementara pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan dan memperkenalkan produknya kepada masyarakat,” katanya.
Menjelang partai final Piala Dunia FIFA 2026, Gubernur juga mengajak masyarakat menjaga suasana yang kondusif serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan tim merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh mengurangi semangat persatuan dan kebersamaan.
“Mari rayakan Piala Dunia dengan penuh kegembiraan. Apa pun tim yang didukung, kita tetap bersaudara sebagai masyarakat Kalimantan Barat. Sportivitas dan persatuan harus selalu kita jaga,” pesannya.
Kemeriahan acara semakin terasa saat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat membagikan berbagai hadiah melalui undian doorprize kepada masyarakat yang telah melakukan registrasi sebelumnya.
Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kegiatan nobar ini menjadi bukti bahwa olahraga bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.

Tinggalkan Balasan