PONTIANAKPTPN IV kembali melaksanakan Program VIRTUE IV Muslim (Values, Integrity, Religious Tradition United and Employee Well Being) pada bulan Agustus 2025. Kegiatan ini digelar di Regional V pada hari Selasa, 26 Agustus 2025, dengan mengusung tema Adaptif MenghadapiPerubahan, Berikhtiar Dalam Setiap Tantangan”.

Program VIRTUE IV yang dilaksanakan secara online inidimoderatori oleh Miranda, Asisten Assessment & RekrutmenRegional V, serta diikuti oleh seluruh Regional PTPN IV.

Dalam sambutannya, Region Head Regional V PTPN IV, Sudarma Bhakti Lessan, menyampaikan bahwa momentum pembinaan spiritual ini harus dimanfaatkan untukmeningkatkan rasa syukur serta memperkuat komitmen dalamberkarya demi kinerja PTPN IV yang lebih baik.

Dengan begitu, perusahaan mampu memberikan dampak yang lebihbesar bagi bangsa, negara, dan lingkungan sekitar. Ia juga mendorong seluruh karyawan agar aktif berdiskusi dengannarasumber dalam kegiatan ini, sehingga nilai-nilai yang disampaikan dapat benar-benar dihayati dan diterapkan.

Selanjutnya, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN IV, Hilda Savitri, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Tuti Indriyani, Kepala Divisi Operasional SDM, menyampaikanbahwa Program VIRTUE IV menjadi sarana penting dalammemperkuat penerapan Tata Nilai AKHLAK, meneguhkanBudaya Kerja, membangun moral karyawan, sekaligus mendukung kesejahteraan karyawan (employee wellbeing).

Beliau menekankan bahwa harmoni antara profesionalismekerja dan pembinaan spiritual akan menjadi landasan yang kokoh bagi perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangandi masa mendatang.

Tausiah pada kesempatan ini disampaikan oleh Ustad Fatih Karim yang mengangkat pesan dari Surat Ali Imron ayat 160: “Jika Allah menolongmu, tidak ada yang (dapat) mengalahkanmu; dan jika Dia membiarkanmu (tidakmemberimu pertolongan), siapa yang (dapat) menolongmusetelah itu? Oleh karena itu, hendaklah kepada Allah sajaorang-orang mukmin bertawakal.”

Melalui ayat tersebut, Ustad Fatih Karim mengingatkanpentingnya tawakal dan bersandar sepenuhnya kepada Allah SWT dalam menghadapi setiap perubahan dan tantangan. Usaha dan ikhtiar manusia harus selalu dibarengi dengan doa, keyakinan, dan kepasrahan kepada kehendak Allah agar mendapat keberkahan serta kekuatan dalam menjalanikehidupan.

Ia juga menekankan bahwa jika Allah telahmenolong kita, maka kita pun jangan lupa untuk menolongorang lain, karena pertolongan sejati akan mendatangkankeberkahan yang lebih luas bagi sesama.

Lebih jauh, beliau mengajak seluruh karyawan PTPN IV untuk menjadikan setiap pekerjaan sebagai ibadah, sehingganilai spiritual tidak hanya berhenti pada kegiatan keagamaan, melainkan tercermin dalam etos kerja, semangat salingmembantu, dan komitmen menjaga integritas. Dengan caraitu, kinerja perusahaan akan tumbuh seiring denganmeningkatnya kualitas iman dan kepedulian sosial setiapinsan PTPN IV.

Melalui ayat tersebut, Ustad Fatih Karim mengingatkanpentingnya tawakal dan bersandar sepenuhnya kepada Allah SWT dalam menghadapi setiap perubahan dan tantangan. Usaha dan ikhtiar manusia harus selalu dibarengi dengan doa, keyakinan, dan kepasrahan kepada kehendak Allah agar mendapat keberkahan serta kekuatan dalam menjalani kehidupan.

Ia juga menekankan bahwa jika Allah telahmenolong kita, maka kita pun jangan lupa untuk menolongorang lain, karena pertolongan sejati akan mendatangkankeberkahan yang lebih luas bagi sesama.

Ustad Fatih Karim, mengajak seluruh karyawan PTPN IV untuk menjadikan setiap pekerjaan sebagai ibadah, sehingganilai spiritual tidak hanya berhenti pada kegiatan keagamaan, melainkan tercermin dalam etos kerja, semangat saling membantu, dan komitmen menjaga integritas.

Dengan caraitu, kinerja perusahaan akan tumbuh seiring denganmeningkatnya kualitas iman dan kepedulian sosial setiapinsan PTPN IV.

Program VIRTUE IV Muslim ini diharapkan tidak hanyamenjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga mampumenghadirkan nilai-nilai spiritual dalam setiap langkah kerjakaryawan.

Dengan bekal keimanan yang kuat, karyawanPTPN IV diharapkan dapat bekerja lebih tulus, berintegritas, dan konsisten dalam memberikan kinerja terbaik bagiperusahaan.

Menutup rangkaian kegiatan, Helta Dwi Junialova, AsistenPengembangan SDM & Budaya membawakan sesi kuisinteraktif yang diikuti peserta dengan penuh antusias. Kuis initidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk mengujipemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikanselama kegiatan berlangsung.

Manajemen PTPN IV menegaskan komitmennya untuk terusmenghadirkan kegiatan pembinaan spiritual secaraberkesinambungan, baik bagi karyawan Muslim maupunNasrani. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untukmembangun insan perkebunan yang berdaya saing tinggi, sejahtera, serta berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.