PEKANBARU – Para petenis junior binaan Akademi Tenis Nusalima (ATN) yang mendapat dukungan dari Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCoRegional III, berhasil mendulang 13 medali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior TDP Semen Padang Tennis Tournament 2025. Raihan ini melanjutkan tradisijuara yang konsisten ditorehkan dalam beberapa kejuaraan terakhir.

Dalam turnamen yang diikuti 130 atlet muda dari Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Bengkulu itu, para punggawa ATN berhasil membawa pulang lima medali emas, lima perak, dan tiga perunggu.

Pelatih ATN, Novri Hendri, mengapresiasi perjuangan anak-anak didiknya tersebut. Menurutnya, prestasi ini adalah buah dari latihan yang konsisten dan mental pantang menyerah yang telah dibangun sejak dini.

Perjalanan mereka tidakmudah. Dalam kompetisi ini, mereka menghadapi lawan-lawan yang tangguh. Namun, berkat semangat juang dan kemampuan teknis yang telah diasah, Alhamdulillah mereka mampu ke puncak,” kata Novri dalam ketrangan tertulisnya di Pekanbaru, Senin (29/9/2025).

Novri mengatakan bahwa konsistensi dan persistensi, seperti yang ditularkan oleh jajaran manajemen PTPN IV PalmCo menjadi salah satu pemicu semangat para petenis junior tersebut untuk menghadapi lawan dan meraih kemenangan.

Prestasitahun ini konsisten dengan hasil yang kami raih pada Kejurnas beberapa waktusebelumnya. Dan keberhasilan ini menunjukkan perkembangan yang stabil,” lanjutdia.

Tim pelatih ATN lainnya, Festchair Gani, juga menekankan bahwa kemenangan inibukanlah titik akhir. Ia mengatakan bahwa keberhasilan ini adalah bagian dariproses panjang untuk tidak hanya membentuk kemampuan, namun juga mental-mentah tangguh bagi seluruh atlet. “Target kami adalah mencetak atlet tenis yang tidak hanya juara di tingkat regional, tetapi juga nasional. Kami berkomitmen untukterus mematangkan mental dan teknik mereka untuk menghadapi tantangan yang lebih besar,” tegasnya.

Pencapaian membanggakan ini mendapat apresiasi tinggi dari jajaran manajemenPTPN IV Regional III. Region Head PTPN IV Regional III, Ahmad Gusmar Harahap, menyatakan bahwa komitmen perusahaan dalam membina tenis junior merupakanprogram jangka panjang bagi mendukung pengembangan olahraga. Pertama, kami ucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh ananda di bawah binaan ATN. Jangan cepat puas, dan teruslah berlatih, karena mempertahankan lebih berat darimeraih,” ujar Gusmar.

Gusmar menjelaskan bahwa komitmen dalam mendukung olahraga tenis sendiriadalah bagian integral dari tanggung jawab sosial perusahaan. Ia yakin denganmemberikan wadah dan pembinaan yang optimal sejak dini, maka dapat mencetakatlet-atlet tenis berkelas nasional bahkan internasional.

Dukungan ini tidak hanya berupa fasilitas latihan, tetapi juga pendampingan secaraberkelanjutan. Dan tidak hanya tenis, kami juga memiliki sekolah sepakbola usiadini yang turut selaras untuk mendukung dan mengembangkan bakat-bakat lokal,” tuturnya.

Jejak Prestasi dan Rincian Kemenangan Terkini

Prestasi di Kejurnas Semen Padang 2025 ini memperkuat catatan gemilang atletjunior PTPN IV Regional III. Sebelumnya, pada berbagai kejuaraan regional dan nasional, nama-nama seperti Rajwa Alesha, Al Fatih, dan lainnya telah beberapakali mencatatkan diri di podium juara, menunjukkan bahwa bibit-bibit unggul tenisIndonesia terus bertumbuh di bawah program pembinaan yang berkelanjutan.

Berikut adalah rincian medali yang berhasil diraih pada Kejurnas Semen Padang 2025:

Kategori Usia 12 Tahun:

Single Putra: Fatih (Emas), Riski Alfat (Perak), Arjuna (Perunggu).

Double Putra: Sadat Arjuna Ardi & M. Al Fatih (Emas).

Single Putri: Rajwa Alesha (Emas).

Double Putri: Rajwa Alesha (Emas).

Kategori Usia 14 Tahun:

Single Putra: Kenziano (Perunggu).

Double Putra: Kenziano & Tsaqib (Perak), Surya Tama (Perunggu).

Single Putri: Annisa Sahara Noviana (Perak).

Double Putri: Annisa Sahara Noviana (Emas).

Kategori Usia 16 Tahun:

Single Putra: Fardhan Chandra Muamar (Perak).

Double Putra: Fardhan Chandra Muamar (Perak).

Keberhasilan atlet junior tenis PTPN IV Regional III ini tidak hanya mencatatkannama mereka dalam pentas tenis junior Sumatera, tetapi juga menjadi penandapositif bagi masa depan tenis Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa kolaborasiantara korporasi, pelatih, dan orang tua dalam pembinaan yang terstruktur dan berkomitmen mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.